Suara.com - Pemerintah Republik Indonesia dan Jepang menandatangani pertukaran nota untuk pendanaan dua proyek di Indonesia melalui bantuan pinjaman dari Jepang sebesar 127,215 miliar yen atau sekitar Rp15,2 triliun.
Proyek tersebut adalah pembangunan Pelabuhan Patimban tahap I yang akan dilengkapi dengan terminal peti kemas dan terminal kendaraan di Kabupaten Subang, Jawa Barat, serta pembangunan dan pembenahan fasilitas pendidikan, riset dan kejuruan yang menjalin kolaborasi antara industri dan akademi di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kozo Honsei dalam konferensi pers mengenai Penandatanganan Pertukaran Nota tentang Pinjaman Yen kepada Indonesia di Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, Jakarta, Senin (13/11/2017).
"Melalui proyek-proyek ini kami berharap hubungan persahabatan kedua negara lebih erat dari sebelumnya," ujar Kozo.
Pemerintah Jepang akan memberikan bantuan pinjaman sebesar 118,906 miliar yen atau sekitar Rp14,2 triliun untuk pembangunan pelabuhan Patimban dan 8,309 miliar yen atau sekitar Rp992,93 miliar untuk pembangunan fasilitas pendidikan dan riset Universitas Gadjah Mada.
"Melalui bantuan pembangunan pelabuhan baru, kami bertujuan untuk memperkuat fungsi logistik sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui perbaikan iklim investasi," tuturnya.
Sedangkan, melalui proyek pembangunan riset Universitas Gadjah Mada, pihaknya bertujuan untuk memperbaiki kualitas pendidikan, mendorong riset dan pengembangan produk sehingga dapat berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengembangan industri.
Pada Senin (13/11/2017), Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii dan Direktur Jenderal Asia, Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Indonesia Desra Percaya telah menandatangani Pertukaran Nota mengenai dua proyek tersebut di Kementerian Luar Negeri, Jakarta.
Kerja sama dan bantuan pinjaman tersebut juga diharapkan semakin meningkatkan hubungan diplomatik Indonesia-Jepang yang akan memasuki usia 60 tahun di 2018.
Baca Juga: Pemerintah dan JICA Teken MoU Bangun Pelabuhan Patimban
Pinjaman untuk pembangunan pelabuhan Patimban akan dikembalikan dalam waktu 40 tahun termasuk masa tenggang 12 tahun dengan suku bunga 0,1 persen.
Sementara pembangunan fasilitas pendidikan dan riset Universitas Gadjah Mada akan dikembalikan dalam kurun waktu 25 tahun yang sudah termasuk masa tenggang tujuh tahun. (Antara)
Berita Terkait
-
Beton Precast Jadi Solusi Efektif Percepatan Pembangunan Infrastruktur Nasional
-
BMKG Peringatkan Krisis Pangan Akibat Cuaca Ekstrem, Desak Pembangunan Infrastruktur Tahan Bencana
-
Pemerataan Pembangunan Infrastruktur hingga ke Wilayah Timur Indonesia
-
Kuras Anggaran Rp4,1 Triliun, WSKT Ungkap Progres Proyek LRT Jakarta Fase 1B
-
Bukan Infrastruktur Besar, Daftar Proyek yang Dibangun di Era Pemerintahan Prabowo
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat
-
Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK
-
Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri
-
Remitansi Pekerja Migran melalui BRI Lonjak 27,7 Persen di Momen Lebaran 1447 H
-
Biaya Transaksi BRI ke Sesama BRI, Bank Himbara, dan Bank Lain
-
Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz
-
Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan
-
Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China
-
Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!
-
Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat