Suara.com - Pesatnya perkembangan teknologi mendorong hampir semua perbankan untuk memberikan layanan berbasis digital. Strategi ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang saat ini sarat akan digital. Tak tanggung-tanggung, perbankan rela menggelontorkan dana hingga puluhan miliar agar tidak ketinggalan zaman.
Seperti yang dilakukan oleh PT.Bank Mayora. Menginjak usia yang ke 25 tahun, Bank Mayora terus menunjukkan keeksisannya dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Salah satu perusahaan raksasa yang dikenal dengan makanan dan minuman ini telah menggelontorkan dana sebesar Rp20 miliar - Rp30 miliar di 2017 untuk investasi dibidang teknologi informasi.
Direktur Utama Bank Mayora Irfanto Oeji mengatakan, besarnya investasi yang digelotorkan oleh Mayora ini bukan hanya karena persaingan antar perbankan saja disektor teknologi dan informasi, melainkan juga kepada perusahaan financial technology.
“Maka dari itu kami harus membuat inovasi yang mumpuni agar kami bisa terus meningkatkan pelayanan kepada masayarakat terutama nasabah bank Mayora agar lebih mudah dalam bertransaksi,” kata Irfanto saat dihubungi suara.com, Kamis (16/11/2017).
Irfanto mengatakan, pengembangan digital banking bank Mayora sudah dilakukan sejak memasuki awal tahun 2017. Hasilnya, tahun ini Bank Mayora akan meluncurkan fitur digital banking seperti internet dan mobile banking.
“Saat ini digital bankingnya tengah kami pesiapkan. Harapannya diakhir tahun ini atau awal tahun depan akan hadir digital banking seperti internet banking dan m banking jadi ditunggu saja,” katanya.
Selain meluncurkan digital banking, tahun depan bank juga akan mengoptimalisasi cabang yang ada. Optimalisasi ini diharapkan bisa meningkatkan produktivitas kantor cabang.
Irfanto berharap, dengan adanya digital banking ini, bank Mayora dana murah yang akan didapat bisa lebih meningkatkan fungsi intermediasi bank.
“Yang pasti fokus kami adalah bagaimana kami terus memperbaiki layanan kami kepada nasabah dalam bertransaksi,” ujar Irfanto.
Baca Juga: Bank MAYORA Dukung HUT Ke - 2 RPTRA Kenanga
Bank Mayora adalah perusahaan perbankan berskala nasional dibawah naungan Mayora Group. Bank Mayora telah berdiri sejak 28 Juli 1993. Dalam perjalanannya, bank Mayora banyak mengalami ujian berat terutama saar krisis moneter yang terjadi pada 1997-1998. Banyak Bank yang berguguran di masa itu.
"Bersyukur, Bank Mayora sanggup bertahan sebagai salah satu Bank yang sehat dan tidak memerlukan rekapitalisasi. Keberhasilan untuk bertahan adalah karena Bank Mayora adalah Bank yang mengelola usaha berdasarkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik yang selalu menganut prinsip Profesionalisme, Transparansi, Tanggung jawab, Akuntabilitas dan Kewajaran," jelasnya.
Saat ini jumlah kantor cabang Bank Mayora sebesar 43 kantor cabang yang ada di seluruh Indonesia. Untuk meningkatkan kinerja, bank sudah mempunyai 4 strategi pertama adalah peningkatan sumber daya manusia (SDM), infrastruktur, produk dan penguatan tata kelola dan manajemen risiko perusahaan. Sampai kuartal 3 2017 total aset Bank Mayora tercatat Rp 5,6 triliun naik 10,71 persen secara tahunan atau year on year (yoy). Ke depan Bank Mayora menargetkan pertumbuhan aset yang semakin membaik seiring strategi yang sudah disusun.
Berita Terkait
-
Polisi Temukan 5 Gigabyte Data Rahasia Hasil Retas Bjorka, di Antaranya Milik Perusahaan Asing
-
OJK: Peluang Kecanggihan Teknologi Infomasi di Industri Keuangan, Apa Untungnya?
-
Yenny Wahid Bakal Tolak jika Ditawari Jabatan Komisaris BUMD DKI, Ini Alasannya
-
1,19 Juta AgenBRILink dari BRI Layani 67 Ribu Desa di Indonesia
-
Pacu Transformasi Digital RI, Sivali Cloud Technology Yakini Kemampuan Talenta Muda TI
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Maskapai Berbiaya Rendah Asal Vietnam Goda Pelancong RI Dengan Tiket Murah
-
BEI Gembok Dua Saham dan Buka Lagi Emiten Ini, Siapa Saja?
-
Keponakan Prabowo Pastikan, Terpilihnya Jadi Deputi Bank Indonesia Sesuai Proses Undang-undang
-
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini, BUMI dan PTRO Jadi Saham Rekomendasi Analis
-
Menperin Agus: Manufaktur Pecah Rekor 14 Tahun, Tumbuh 5,58 Persen Lampaui Ekonomi Nasional
-
Harga Emas Naik Lagi, Hari Ini di Pegadaian Sudah Tembus Level Rp3 Juta
-
Kemenkeu Siapkan 8 SBN Ritel di 2026, Target Raup Dana Rp 170 Triliun
-
Jelang Ramadan, Pemerintah Diminta Percepat Belanja Negara Guna Stimulasi Kredit
-
Kemenkeu: Investor SBN Ritel 2025 Didominasi Kalangan Perempuan
-
Profil Neta Auto, Perusahaan Mobil Listrik yang Stop Operasi di Indonesia