Suara.com - Salah satu raksasa industri properti, Grup Ciputra membantah telah melakukan pembelian saham perusahaan media, Jawa Pos milik mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara, Dahlan Iskan. Sampai saat ini, tidak ada transaksi pembelian saham apapun yang dilakukan Ciputra dengan Jawa Pos.
"Nggak benar itu. Saya juga nggak tahu kok darimana muncul kabar seperti itu," kata Direktur PT Ciputra Development Tbk. Harun Hajadi, saat dihubungi oleh Suara.com, Kamis (16/11/2017).
Harun mengakui bahwa pemegang saham Jawa Pos salah satunya adalah Yayasan Jaya Raya. Kepemilikan ini sudah terjadi sejak puluhan tahun lalu sejak awal Jawa Pos berdiri. Ia mengakui Harun bahwa Yayasan Jaya Raya terafiliasi dengan Ciputra.
"Tapi kalau kami diberitakan baru-baru ini membeli sahamnya Dahlan Iskan di Jawa Pos, itu tidak benar," jelasnya.
Perlu diketahui, selain memiliki Jawa Pos melalui yayasan, Ciputra juga menjadi pemegang saham PT Jurnalindo Aksara Grafika yang menerbitkan harian ekonomi Bisnis Indonesia dan Bisnis.com. Ciputra juga menjadi salah satu pihak pemegang saham di perusahaan media PT Tempo Inti Media Tbk yang menerbitkan Majalah Tempo, Koran Tempo, dan Tempo.co.id.
Sebelumnya, memang santer diberitakan Dahlan Iskan melego kepemilikan sahamnya di Jawa Pos Group kepada konglomerat properti, Ciputra. Selaian pada Ciputra, Dahlan dikabarkan juga melepas sahamnya ke pemilik lama Jawa Pos yakni Eric Samola.
Berita Terkait
-
Maksimalkan Kualitas, Peluncuran Game James Bond 007 First Light Ditunda
-
Festival of Twenties 2025 "Into the Unknown"
-
Jadi Prioritas, Sebagian Besar Pekerja Bethesda Garap Game The Elder Scrolls 6
-
Telkom Siapkan Anak Usaha Terbarunya infraNexia, Targetkan Selesai pada 2026
-
PANI Siap Raup Rp16,7 Triliun dari Rights Issue
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
Terkini
-
Agincourt Resource Belum Bisa Lakukan Aksi Setelah IUP Tambang Emas Dicabut
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
BI Rate Tetap Bertahan di Level 4,75%
-
Purbaya Akan Evaluasi Anggaran MBG 2026, Estimasi Terserap Hanya Rp 200 T dari Total Rp 335 T
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Dasco: Pak Prabowo Tak Pernah Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
-
Sahamnya Melesat 5.078 Persen, Kapan RLCO Lepas Suspend BEI?
-
Siap-siap! Admin Fee Toko Online di E-Commerce Bakal Diatur Pemerintah
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian