Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, semua orang menyetujui posisi penting pembangunan sumber daya manusia sebagai modal ekonomi (human capital). Namun, ia mengungkapkan banyak yang bingung bagaimana memulai pembangunan tersebut.
“Ini bukan lagi tentang apa (what) tapi tentang bagaimana (how). Semua pemimpin negara di dunia, hampir semua mengatakan human capital penting dan berkomitmen untuk meningkatnya. ‘What’ bukanlah masalah, tapi ‘how’ adalah masalahnya,” kata Ani di Jakarta, Jumat (17/11/2017).
“Bagaimana Anda berinvestasi dalam bidang human capital, apa pendidikan yang dibutuhkan? bagaimana Anda memastikan ketika para siswa bersekolah, mereka memperoleh learning experience? Bagaimana pendidikan yang mereka peroleh bisa ‘memperkaya’ pengalaman mereka, menjadikan mereka manusia yang lebih baik,” tambahnya.
Menurut Ani, persoalan human capital di Indonesia tak lagi terletak pada jumlah anak yang bisa mengakses pendidikan formal.
Ia mengklaim, masalah utama di Indonesia kekinian adalah kualitas pendidikan. Sebab, banyak lulusan institusi pendidikan yang ternyata tak siap bekerja.
“Indonesia memiliki begitu banyak lulusan (tapi) begitu banyak ironi. Begitu banyak lulusan universitas, tingkat partisipasi bersekolah adalah 100 persen, tapi jika Anda melakukan survei ke perusahaan-perusahaan, mereka akan mengatakan sangat sulit memperoleh pegawai yang berkualitas. Ini merupakan indikator bahwa kita perlu fokus untuk meningkatkan mutu pendidikan saat ini,” ujarnya.
Untuk itu, Menkeu Ani menyambut gembira inisiatif World Bank untuk fokus pada peningkatan mutu pendidikan melalui program learning experience di berbagai negara.
“Inilah mengapa saya merasa gembira karena hari ini, tahun ini Bank Dunia akan mulai fokus pada kualitas pendidikan, the learning experience. Karena saya pikir, banyak negara memiliki masalah yang sama seperti yang dihadapi Indonesia. Mereka ingin meningkatkan kualitas pendidikan mereka,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Purbaya ke Lulusan UI: Saya Dosen S3, Kalau Debat Anda Pasti Kalah
-
Berapa Anggaran Sidang Isbat di Hotel Borobudur?
-
THR ASN Batal Cair Awal Ramadan 2026? Menkeu Purbaya Beri Penjelasan Ini
-
Modal Cekak hingga Cost of Fund Tinggi, Ini Alasan Pembiayaan Bank Syariah Masih Mahal
-
Gandeng Perusahaan Asing, Perminas Mulai Misi Pencarian Mineral Kritis
-
Penjualan Anjlok 30 Persen, Converse Bakal Pangkas Karyawan demi Efisiensi
-
Bahlil Kesel Importir Menang Banyak Saat RI Senang Impor BBM
-
Tak Hanya Biji Mentah, Pemerintah Bidik Ekspor Kopi Olahan
-
Merak-Bakauheni Diprediksi Diserbu 6 Juta Pemudik, Ini Strategi Kemenhub
-
Ramalan IHSG untuk Sepekan Ini, Investor Diharap Fokus Saham Fundamental