Suara.com - Jaringan restoran makanan cepat saji KFC mengatakan pada Senin (19/2/2018) bahwa pihaknya terpaksa menutup ratusan gerainya di Inggris karena kekurangan ayam.
Masalah itu muncul pada akhir pekan setelah jaringan restoran tersebut mengalihkan kontrak pengirimannya ke DHL, yang memaksa sebagian besar dari 900 gerai di Inggris ditutup.
"Kami telah membawa rekanan pengiriman baru, tapi mereka memiliki beberapa masalah pada tahap awal - mengirimkan ayam segar ke 900 restoran di seluruh negeri cukup kompleks," kata KFC di situsnya.
"Kami tidak akan berkompromi dengan kualitas, jadi tidak ada pengiriman berarti beberapa restoran kami tutup, dan yang lainnya mengoperasikan menu terbatas, atau memperpendek jam kerja." DHL menyalahkan penundaan pengiriman karena "masalah operasional".
"Kami bekerja sama dengan KFC dan mitra kami untuk memperbaiki situasi sebagai prioritas dan meminta maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan," kata seorang juru bicara. (Antara)
Berita Terkait
-
KFC Indonesia Masih Tekor Rp366 Miliar, Puluhan Gerai Gulung Tikar
-
Tak Cukup Satu Gaji, Fenomena 'Side Hustle' Picu Geliat Bisnis Franchise di FLEI 2026
-
Promo KFC Lebaran 2026: Super Besar 1 Mulai Rp23 Ribuan, Ada Bucket Hemat untuk Keluarga
-
Sutradara Legendaris Waralaba Doraemon Tsutomu Shibayama Wafat di Usia 84
-
KFC dan Pizza Hut Resmi Merger, Nilai Transaksi Tembus Rp15,6 Triliun
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik
-
ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS
-
Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban
-
Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham
-
Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK
-
Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout
-
Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?
-
Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG
-
PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara
-
Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?