Suara.com - TNI AL kembali mengamankan kapal ikan berbendera asing, Fu Yu BH 2916 di Perairan Kepulauan Riau, Minggu yang diduga melakukan beberapa pelanggaran.
"Betul itu kapal ikan yang kita tahan karena pelanggaran pelayaran dan perikanan," kata Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R Eko Suyatno melalui pesan singkat di Batam, Kepri, Minggu (25/2/2018).
Ia menyatakan masih perlu pendalaman untuk mengetahui apakah kapal itu memuat narkotika, seperti dua kapal asing lain yang diamankan di perairan Kepri sebelumnya.
"Sejauh ini masih pada pelanggaran pelayaran dan perikanan yang sudah pastinya. Kita tidak mau terburu-buru menyatakan hal tersebut karena kami perlu dukungan tim penyidik yang ahli dalam hal tersebut," kata dia.
Kapal Fu Yu BH 2916 diamankan KRI Sigurot dan kini sudah digiring dan merapat di dermaga di Tanjunguban, Pulau Bintan, Kepri.
Sepanjang Februari 2018, sedikitnya empat kapal diamankan aparat keamanan, termasuk Fu Yu BH 2916. Dua di antaranya diketahui membawa narkotika jenis sabu-sabu seberat lebih dari 1 ton. Sedang satu kapal lainnya masih dalam pemeriksaan di Bea Cukai Kepri di Karimun. (Antara)
Berita Terkait
-
Ini Dia KRI Canopus-936, Kapal Canggih Pemetaan Laut dari Jerman
-
Pengendara Mobil Berstiker TNI AL Adang Bus TransJakarta di Kemang, Picu Kemarahan Netizen
-
Kapal Perang Ada di Selat Malaka, TNI Buka Suara
-
TNI AL Latih UMKM Pesisir Olah Hasil Laut dan Kedelai, Dorong Kemandirian Ekonomi
-
Misteri Kapal Selam Tanpa Awak di Lombok, TNI AL Selidiki Asal-usulnya
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Perbandingan Harga Emas Antam vs Komoditas di Pegadaian, Galeri24 dan UBS Naik!
-
Jelang Pidato Prabowo, IHSG Tak Tertolong Terus Merosot ke Level 6.352 di Rabu Pagi
-
Doyan Beli Emas, Pembiayaan Konsumer Bank Mega Syariah Tumbuh 23 Persen
-
Apa Itu ATM Bitcoin? Ramai Dibicarakan karena Tutup Mendadak
-
Harga Minyak Bergejolak Usai Trump Ancam Serang Iran, Stok AS Menipis!
-
Bank Indonesia Diramal Naikkan Suku Bunga Jadi 5 Persen Hari Ini
-
Wall Street Anjlok Tiga Hari Berturut-turut
-
Harga Lebih Murah, Rumah Second Kini Jadi Incaran Gen Z
-
Para Vaper Sebut Produk Tembakau Alternatif Bukan Narkoba
-
Pedagang Keluhkan Harga Sapi Naik Tinggi Jelang Iduladha, Ini Penyebabnya