Suara.com - Kantor Pelayanan Pajak Kelapa Gading mengincar mengincar penerimaan pajak sebesar Rp4,4 triliun di 2018. Angka ini mengalamai kenaikan sebesar 26 persen dibandingkan realisasi di 2017 yang sebesar Rp 3,4 triliun.
“Kami harap 2018 target itu bisa tercapai,” kata Ketua Kantor Pelayanan Pajak Kelapa Gading Bagyo Ardananto di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (27/2/2018).
Selama ini KPP Kelapa Gading terus berupaya untuk menghimpun masyarakat menunaikan kewajibannya.
Hal ini terlihat pada 2013 penerimaan pajak di KPP Kelapa Gading sebesar Rp 2,3 triliun. Kemudian turun di 2014 menjadi Rp 2,2 triliun.
“Di 2014 agak turun pertumbuhannya minus, yaitu Rp 2,2 triliun. Karena salah satunya wajib pajak besar Kelapa Gading diambil ke KPP Madya, sehingga yang besar-besar bergeser ke KPP Madya Jakarta Utara,” katanya.
Pasa 2015 terjadi peningkatan penerimaan hingga mencapai puncaknya pada 2016. Hal ini salah satu karena ada program pengampunan pajak (tax amnesty) yang digulirkan pemerintah.
“2015 kami mampu meng-collect penerimaan Rp 2,6 triliun, dan 2016 langsung melonjak tinggi pertumbuhannya hampir 60 persen, itu mencapai Rp 4,3 triliun. Ini salah satunya peranan program tax amnesty, yang totally Rp 1,7 triliun uang tebusan yang dibayarkan untuk negara," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi
-
Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC
-
Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar
-
Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal
-
Peran Influencer dalam Edukasi Aset Ekonomi Digital, Indodax Soroti Regulasi
-
Mengapa WFH di Jumat Akan Kurang Efektif Tekan Konsumsi BBM?
-
Apindo dan KSPSI Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama-sama
-
Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel
-
Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal
-
Isu Penggeledahan Kejati, Menteri Dody Tegaskan Transparansi APBN di Kementerian PU