Suara.com - Pemerintah berencana menaikkan subsidi bahan bakar minyak. Hal tersebut lantaran harga minyak dunia yang terus merangkak naik ke level 100 dollar AS per Barrel ditambah lagi Pemerintah memtuskan untuk tidak menaikkan harga BBM bersubsidi hingga 2019 mendatang.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Bisang Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan, untuk menutupi kenaikan anggaran subsidi tersebut pemerintah tidak akan menggunakan utang luar negeri.
Pasalnya, tambahan kebutuhan anggaran yang disebabkan oleh naiknya subsidi energi akan ditutup dari kenaikan penerimaan Indonesia dari penjualan minyak mentah.
"Bukan. Penerimaan kita juga naik. Kita juga kan jualan crude oil, kita penerimaannya naik. Subsidi naik, dengan dana apa, penerimaan. Kita itu masih surplus," kata Darmin di Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat (9/3/2018).
Selain itu, pemerintah menurut Darmin tidak akan mengubah Anggaran Penerimaan Belanja Negara (APBN) 2018 terkait penambahan subsidi energi ini.
“Nggak (ada APNB-P), dicari jalannya. Kalau melampaui jumlahnya, akan dicari melalui pembicaraan dengan DPR bagaimana caranya,” ujarnya.
Ketika ditanya lebih lanjut, skema apa yang akann ditempuh oleh pemerintah untuk menutupi pembengkakkan subsidi energi tersebut, Darmin belum bisa menjelaskan lebih detail.
“Saya bilang tadi itu sedang dibicarakan dengan DPR. Apakah harus APBNP atau hutang. kalau harus APBNP ya APBNP, kalau bisa tidak (lewat APBNP) ya kenapa harus pakai APBNP," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Moody's Soroti Risiko Kebijakan RI, Subsidi Energi Hingga DSI Jadi Catatan Merah Prabowo
-
Produksi Sawit RI Melonjak, Pemerintah Kejar Target B60 di 2028
-
Realisasi Investasi di KEK Tembus Rp 353,3 Triliun per Q1 2026, Bukti RI Masih Dilirik Investor
-
Proyek Investasi Unilever Global Diresmikan di Sumatra Utara Agustus Besok
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga