Suara.com - Pertamina Marketing Operation Region III mengenalkan variasi produk Bright Gas yang baru yaitu Bright Gas Can. Ini adalah variasi bahan bakar LPG dengan kemasan 220 gram yang cocok untuk portable cooking.
Unit Manager Communication & CSR MOR III Dian Hapsari Firasati menjelaskan, produk ini memang didedikasikan untuk keperluan memasak yang lebih praktis.
"Misalnya untuk kegiatan di luar ruangan seperti saat berkemah atau aktivitas memasak dengan kompor portable," ujarnya seperti dilansir dari laman resmi Pertamina, Kamis (5/4/2018).
Ia menambahkan, Bright Gas Can ini sudah tersedia di sejumlah modern minimarket yang berlokasi di dekat area perumahan di Jabodetabek dan Bright Store wilayah Jawa dan Bali.
"Rencananya kami akan terus memperluas area penjualan dan menambah outlet yang bekerjasama untuk penyediaan Bright Gas Can ini," tambahnya.
Untuk harga, Bright Gas Can ini dibandrol senilai Rp 17.000 per kaleng. Selain membeli di outlet, pemesanan juga bisa dilakukan melalui Contact Pertamina 1500 000.
Dian menambahkan, kehadiran produk ini melengkapi varian produk LPG yang disediakan Pertamina untuk memasak. Sebelumnya, Pertamina telah menyediakan Bright Gas ukuran 5,5 kg dan 12 kg yang sudah tersebar di beberapa wilayah Indonesia.
Berita Terkait
-
DPR Usul Pembelian Gas 3 Kg Pakai Sidik Jari atau Retina, Ini Tujuannya
-
Bahlil Berpikir Keras Cari Stok LPG
-
Pembangunan Pabrik DME PTBA Butuh 3 Tahun, Pendanaan Masih Menunggu Danantara
-
Harga LPG Tak Naik per April 2026, Pemerintah Jamin Stok Aman
-
Pertamina Kerahkan 148 Kapal Distribusi BBM ke Daerah Pelosok
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Nego Buntu, Trump Ancam Serang Wilayah Sipil Iran Jika Selat Hormuz Tetap Tutup
-
Pehatian Emak-emak! Harga Cabai Rawit Masih Tinggi Usai Lebaran
-
BUMN Genjot Sport Tourism, Mandalika Jadi Magnet Wisata dan Investasi
-
DJP Catat 10,85 Juta SPT Tahunan 2025 Sudah Dilaporkan hingga 6 April 2026
-
Resmi Minta Ambil Alih PNM ke Danantara, Purbaya Ingin Kemenkeu Ikut Salurkan KUR
-
Naik Rp 15.000, Cek Deretan Harga Emas Antam Hari Ini
-
B50 Bakal Diterapkan Mulai 1 Juli 2026, Bahlil : Dulu Kalian Ketawain Gue!
-
OJK Kasih Denda Rp15,9 Miliar Bagi Pelaku Saham Gorengan
-
Saham BBCA Ambles, Grup Djarum Mau Bawa SUPR Keluar dari Bursa
-
Suhu Global Mendidih! Ultimatum Trump di Selat Hormuz Bakar Harga Minyak ke Level USD 113