Suara.com - Pemesanan dan penjualan tiket KA Reguler untuk masa Angkutan Lebaran 2018 telah dimulai pada 7 Maret lalu. Rata-rata, tiket KA tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur pada tanggal-tanggal keberangkatan favorit yakni 11 – 14 Juni telah habis terjual.
"Namun, animo masyarakat yang ingin menggunakan moda transportasi untuk mudik masih tinggi," kata Senior Manager Humas Daop 1 Jakarta, Edy Kuswoyo, di Jakarta, Minggu (15/4/2018).
Mengantisipasi tingginya animo masyarakat yang akan mudik menggunakan moda transportasi KA pada Lebaran tahun ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta akan mengoperasikan 16 KA Tambahan, dengan jumlah tempat duduk yang disediakan sebanyak 9.326. Pemesanan dan penjualan untuk 16 KA Tambahan ini akan dibuka pada 16 April 2018, mulai pukul 00.01 WIB.
Adapun jumlah KA dan ketersediaan seat pada masa angkutan Lebaran 2018 di Daop 1 Jakarta sebagai berikut :
Jumlah perjalanan KA sebanyak 78 KA/hari pada operasi Lebaran tahun 2018, terdiri dari 53 KA Reguler (28 KA yang berangkat dari Stasiun Gambir dan 25 KA yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen) dengan total tempat duduk sebanyak 30.764 seat.
Dalam masa Angkutan Lebaran 2018 ini, dari Stasiun Gambir sendiri terdapat 9 KA Tambahan dan 8 KA Fakultatif, sedangkan dari Stasiun Pasar Senen terdapat 7 KA Tambahan dan 1 KA Fakultatif dengan total keseluruhan tempat duduk KA Tambahan dan KA Fakultatif sebanyak 13.816 seat. Dengan ini total kapasitas tempat duduk yang tersedia sebanyak 44.580 seat/hari.
Arus mudik diperkirakan akan mengalami puncaknya pada Rabu, 13 Juni 2018 (H-2) dan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Minggu, 17 Juni 2018 (H+1). Untuk KA-KA Tambahan pada Lebaran 2018 di Daop 1 Jakarta, akan beroperasi pada tanggal 4 Juni s.d 26 Juni 2018.
Bagi masyarakat yang hendak melakukan pemesanan tiket KA Tambahan Lebaran tahun ini,PT KAI melayani pemesanan tiket 24 jam melalui aplikasi KAI Access, website kai.id, contact center 121, gerai minimarket, jaringan PPOB, website dan mobile apps yang dikelola oleh mitra yang telah bekerja sama dengan KAI.
"Di samping itu, loket reservasi stasiun melayani pemesanan mulai pkl 09.00 WIB s.d pkl 16.00 WIB. Sedangkan, jika Anda memesan tiket melalui E-Kiosk (vending machine) di stasiun, proses pemesanan dimulai pkl 05.00 WIB s.d pkl 22.00 WIB," tutupnya.
Berita Terkait
-
Banyak Perlintasan Sebidang Tanpa Penjaga, Pemprov DKI Jakarta Siap Support KAI
-
Legislator PDIP Kecewa: KAI Disebut BUMN Paling Privileged tapi Gagal Jamin Keselamatan Warga
-
KAI Minta Warga Setop Bikin Perlintasan Liar: Bahayakan Masinis dan Pengguna Jalan
-
Bangkai Gerbong KRL Pasca Tabrakan Masih di Pinggir Rel, KAI Jelaskan Alasan Belum Dipindahkan
-
Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Dunia Melandai
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun