Suara.com - Presiden Joko Widodo mengatakan dirinya akan membenahi perizinan investasi yang mandek karena hambatan di birokrasi.
"Setelah 'online single submission' nanti kita luncurkan, kalau masih ada kendala-kendala, hambatan yang ada di lapangan, kalau masih ada yang main-main dengan perizinan, tolong saya diberi tahu. Bisik-bisik saja kecil, pasti saya hajar, pasti akan diperbaiki, pasti akan saya benahi," tegas Presiden dalam sambutannya saat melepas ekspor perdana Mitsubishi Xpander di Tanjung Priok, Jakarta pada Rabu (25/4/2018).
Menurut Presiden, para pengusaha dan investor tidak perlu takut untuk melaporkan mengenai kendala yang terjadi di lapangan karena berkaitan dengan pekerjaan pemerintah memudahkan perizinan usaha dan investasi.
Pemerintah akan menelusuri dimana kendala yang masih menghambat mudahnya proses perizinan berusaha di Indonesia.
Kepala Negara menyampaikan proses perizinan akan menggunakan model administrasi yang lebih modern dan cepat dengan sistem data yang terintegrasi dengan sumber daya manusia yang berkapabilitas untuk mengelolanya.
Dalam mengelola sistem tersebut, Presiden juga meminta SDM yang mengelola responsif dan turut menjadi faktor penting reformasi layanan perizinan di Indonesia.
Presiden meminta kepada menteri dan pimpinan lembaga terkait "online single submission" untuk dapat menyelesaikan proses perizinan dalam hitungan jam.
"Ini adalah sebuah loncatan dalam pengurusan perizinan yang sedang kita siapkan. Sebuah perubahan besar-besaran untuk membuat seluruh perizinan dari pusat hingga daerah betul-betul terintegrasi dalam sebuah satu kesatuan," ujar Presiden.
Nilai ekspor Indonesia pada 2017 tumbuh 16,2 persen dengan surplus perdagangan mencapai 11,8 miliar dolar AS.
Diharapkan dengan pemberlakuan "online single submission" tersebut, pemerintahan Jokowi JK mengejar pertumbuhan ekspor dan investasi yang lebih tinggi. (Antara)
Berita Terkait
-
Bos Agung Sedayu: Kami Tak Sekadar Jual Properti, tapi Bangun Kawasan Masa Depan
-
Dari Aplikasi ke Tangan: Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Nabung Emas Digital
-
Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya
-
Kolaborasi Strategis Hadirkan Akses Reksa Dana Lebih Luas bagi Investor
-
Tren Investasi Emas Digital Semakin Diminati di Indonesia
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Sinergi Hulu Migas Dorong Tata Kelola Sumur Rakyat dan Ketahanan Energi Nasional
-
Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat
-
Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!
-
Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!
-
7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya
-
Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!
-
IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui
-
BUMN Ini Sulap Kampung Mutus Jadi Mandiri, Ekonomi Warga Melejit 87,5 Persen
-
IHSG Ditutup Perkasa ke Level 7.100, Ini Pemicunya
-
Aksi Nyata Peduli Bumi, Pegadaian Inisiasi Gerakan PURE Movement