Suara.com - Perkembangan mata uang digital (cryptocurrency) di Tanah Air tak bisa dianggap remeh. Dewasa ini, banyak bursa cryptocurrency yang bermunculan. Salah satunya, bursa cryptocurrency internasional yakni Exrates. Saat ini Exrates sudah mendapatkan izin untuk menyediakan layanan di Indonesia.
Sales & Marketing Director Exrates, Lana, mengatakan bahwa pertukaran cryptocurrency Exrates akan mendukung semua koin hasil fork Bitcoin, Ethereum, Monero, Zcash, Neo, serta token ERC20, token Waves, dan cryptocurrency lainnya.
"Bursa pertukaran itu secara teratur menambahkan koin baru ke dalam daftar dan membantu mereka dengan promosi Cryptocurrency baru yang memasuki pasar. Bursa menempatkan promosi langsung di situs resmi mereka maupun di jejaring sosial resmi perusahaan," ujarnya dalam keterangan resminya.
Selain itu, lanjut Lana, bursa juga dapat membantu dengan kampanye pemasaran yang sangat penting untuk setiap proyek di awal mulai mereka terjun ke pasar global.
"Kami adalah salah satu dari 100 bursa terbesar di dunia dan sangat dihargai oleh para pedagang," ucapnya.
Menurutnya, ketika pengembang membuat Exrates, mereka memperhitungkan pengalaman dari pasar cryptoexchange lainnya serta umpan balik dan keinginan para pedagang. Jadi, sejak awal, Exrates ternyata diuraikan secara rinci, tetapi pada saat yang sama sangat mudah digunakan.
"Yang menarik, kami berhasil menjadi bursa ketiga dunia yang bekerja dengan Rupiah Indonesia. Itu sangat dihargai bukan hanya oleh pedagang, tetapi juga oleh pengembang startup. Pertama-tama, mereka menghargainya karena dukungan luas yang diberikan oleh para pembuat bursa untuk koin yang menjanjikan. Ini bukan hanya tentang daftar, tetapi juga tentang dukungan pemasaran yang komprehensif," jelasnya.
Ia menuturkan, jika informasi tentang penambahan token baru direplikasi tidak hanya di jejaring sosial bursa, tetapi juga di media yang bermitra. Ini memungkinkan proyek untuk meningkatkan tingkat kepercayaan pada koin mereka dan meningkatkan minat pedagang dalam pembeliannya.
Baca Juga: Huawei Sedang Kembangkan Ponsel untuk Cryptocurrency
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Sempat Menguat, IHSG Berujung Terkoreksi ke Level 7.048
-
Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara
-
Dukung Kebutuhan Bisnis dan Industri di Jatim, Epson Resmikan Solution Center di Surabaya
-
Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO
-
Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela
-
Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang
-
Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi
-
Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap
-
Dasco: 1 April Malam Ini, Harga Pertalite dan Pertamax Tidak Naik
-
Tarif Listrik PLN April-Juni 2026, Apakah Naik?