Suara.com - Pertamina Marketing Operation Region (MOR) III menjamin kecukupan stok B Bakar Minyak (BBM) dan gas elpiji di wilayah Jawa Barat selama bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah mendatang.
Unit Manager Communication & CSR MOR III, Dian Hapsari Firasati mengatakan kenaikan permintaan BBM konsumsi normal dibandingkan pada H-15 hingga H+15 Idul Fitri 1439 H diperkirakan sekitar 9,99 persen. Kenaikan ini untuk BBM jenis gasoline seperti Premium, Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo.
Sementara, untuk permintaan BBM jenis gasoil seperti Solar, Biosolar, Dexlite dan Pertamina Dex diprediksi mengalami penurunan sekitar 3,80 persen.
"Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pertamina telah melakukan penambahan stok. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, pasokannya akan cukup. Produk Gasoil biasanya mengalami penurunan dari tahun ke tahun selama masa satgas karena adanya aturan yang membatasi waktu keluarnya kendaraan angkutan besar di jalur tol," katanya, Rabu (16/5/2018).
Sedangkan, untuk elpiji di wilayah Jawa Barat diperkirakan mengalami kenaikan permintaan sebesar 11,2 persen. Disisi lain, konsumsi elpiji sebesar 3 kilogram dan elpiji non public service obligation (PSO) alias subsidi seperti Bright Gas 5,5 Kg, Bright Gas 12 Kg dan Elpiji 12 kg diperkirakan naik sebesar 7,9 persen.
Selain menambah pasokan, Pertamina juga berkordinasi dengan pihak kepolisian dan dinas perhubungan untuk mengantisipasi jalur atau titik kemacetan di jalan raya. Hal ini penting sehingga Pertamina dapat mempersiapkan jalur alternatif untuk distribusi BBM ke SPBU dengan mobil tangki.
"Selama masa mudik, kami himbau masyarakat mengisi kendaraannya hingga penuh sebelum melakukan perjalanan. Kami juga pastikan SPBU memberikan pelayanan yang prima untuk semua produk termasuk Premium. Ada sekitar 320 SPBU yang menyediakan Premium di Jawa Barat," tutupnya. (Rambiga)
Berita Terkait
-
Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik
-
Pertamina Dex Mahal, Harga Innova Diesel Sekarang Berapa?
-
Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PHE Dorong KSOT Struktur dan Area Migas Dengan Standar HSSE Ketat
-
Puasa Mutih Boleh Makan Apa Saja? Tradisi Pengantin Jawa yang Dilakukan Syifa Hadju
-
Bukan Energi Listrik Saja, Ini Cara Pertamina Dorong Pemanfaatan Panas Bumi untuk Ekonomi Rakyat
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB
-
IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis
-
Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan
-
YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan
-
64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan
-
KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN
-
Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur
-
Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya
-
Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman