Taiwan
Hingga saat ini, Taiwan belum menjadi destinasi favorit wisatawan Indonesia. Selain karena pergi ke Taiwan masih membutuhkan visa, lokasinya yang dekat dengan Jepang dan China juga membuat negara ini kalah bersinar.
Tapi sebetulnya, biaya hidup di Taiwan tergolong jauh lebih murah dibandingkan dengan Jepang dan China. Malah bisa dibilang hampir sama seperti biaya hidup di Indonesia. Di sini, Anda bisa mendapatkan penginapan mulai dari Rp 150 ribuan saja di daerah Taipei.
Harga makanan pun tergolong murah, dengan rata-rata sekitar Rp 20.000 per sekali makan. Sementara untuk transportasi memang tergolong lebih mahal dari Indonesia.
Tapi system transportasi di Taiwan sudah sangat terintegrasi, bersih dan sangat terjadwal.
Belilah IC Card atau kartu terusan yang bisa dipakai untuk naik bis, MRT ataupun kereta antar daerah. Harga naik bis sekali jalan mulai dari Rp 6.500, sementara MRT berkisar dari Rp 8.000.
Malaysia
Nilai tukar Ringgit Malaysia terhadap rupiah memang tergolong tinggi. 1 Ringgit bernilai sekitar Rp 3.000. Namun, standar biaya hidup di Malaysia kurang lebih sama seperti di Indonesia.
Sebagai contoh, harga 1 botol air mineral di Malaysia berkisar dari RM 1-1,5 atau jika di rupiahkan berkisar Rp 3.000 hingga Rp 4.500 per botolnya. Anda juga bisa menemukan makanan mulai dari RM 2.5, seperti roti canai.
Dengan RM10 Anda sudah bisa mendapatkan Nasi Briyani lengkap dengan daging. Harga hotel bintang 2 bisa ditemukan mulai dari Rp 145.000 dan hotel bintang 3 pun kurang lebih sama dengan Indonesia, sekitar Rp 300.000 hingga Rp 500.000 per malamnya.
Transportasi pun tergolong murah di Malaysia. Di Kuala Lumpur pada khususnya, dengan jaringan transportasi yang sudah sangat terintegrasi, Anda bisa naik LRT ke berbagai tujuan dengan harga mulai dari RM 1 saja sekali jalan. Sementara untuk taksi memang tergolong lebih mahal, kurang lebih sama seperti harga taksi di Jakarta.
Thailand
Thailand memang terkenal sebagai Negara yang digemari wisatawan Indonesia karena memiliki biaya hidup yang murah. Harga rata-rata makanan di Bangkok, misalnya, berkisar di angka Rp 20.000-40.000 saja.
Kamar pribadi untuk dua orang di pusat kota juga bisa didapat dengan harga mulai dari Rp 100 ribuan.
Sementara untuk berkeliling kota, Anda bisa naik BTS Skytrain atau MRT yang berkisar di harga Rp 6.000-20.000 per sekali jalan, tergantung seberapa jauh Anda pergi dan apakah Anda melewati zona yang berbeda atau tidak. Meski demikian, tidak semua kota di Thailand memiliki standar biaya hidup yang murah.
Di Phuket misalnya, walaupun harga penginapan tergolong murah, harga makanan dan transportasi cenderung lebih mahal.
Bolivia
Bolivia memang sebuah Negara kecil di Amerika Selatan. Negara ini berbatasan dengan Brasil di sebelah utara dan timur, Paraguay dan Argentina di selatan, serta Chili dan Peru di bagian barat.
Meski masuk benua Amerika Selatan, biaya hidup di negeri yang dikelilingi Pegunungan Altiplano ini tak semahal Negara-negara tetangganya. Untuk menginap, kamu cuma butuh biaya Rp 250.000 per malam.
Tak perlu khawair mengeluarkan biaya mahal untuk mengunjungi tempat wisata. Cukup berkeliling kota saja, Anda sudah bisa mendapatkan pemandangan yang indah.
Bolivia juga terkenal dengan pesta rakyat dan tarian adat yang autentik. Ada karnaval Ouro sebagai perayaan The Virgin of Candelaria yang bisa kamu ikuti, serta rumah Pedro Domingo Murillo yang menjadi legenda sejarah Bolivia yang bisa Anda kunjungi.
Kamboja
Kamboja kini tengah digandrungi para traveler dari seluruh penjuru dunia. Negara yang masuk keanggotaan ASEAN ini menawarkan tempat menginap dan makan yang cukup murah, khususnya bagi para backpacker. Dengan hanya Rp 50.000 per orang, Anda sudah dapat menginap di hostel.
Sedangkan untuk makan, Anda cukup membayar Rp 13.000-50.000 sekali makan. Soal destinasi wisata Anda juga tidak perlu khawatir, di Negara ini terdapat Angkor Wat Archaelogical Park, yaitu sebuah candi yang masuk situs warisan dunia UNESCO.
Hanya sekitar Rp 200.000, Anda sudah bisa berkeliling di tempat bersejarah tersebut. Ada banyak pula candi yang bisa Anda kunjungi di Kamboja sambil melihat matahari terbit, yang tiketnya ramah di kantong.
Vietnam
Selain Kamboja, Anda juga dapat mengunjungi Negara Vietnam yang belakangan juga menjadi ramai dikunjungi wisatawan mancanegara.
Hal ini disebabkan karena pemerintah setempat tidak mematok tarif mahal untuk makanan lokal, penginapan, maupun destinasi wisata.
Tempat menginap pun hanya dibandrol mulai dari Rp 70.000 per orang. Biaya makan juga tak kalah murah dengan Kamboja. Dengan menu makan lengkap, Anda cuma harus merogoh kantong sekitar Rp 150.000.
Makanan lokal sepanjang jalan juga bisa kamu temui dengan harga yang relatif murah, yakni Rp 20.000 per orang. Untuk destinasi wisata, Anda tidak perlu khawatir karena Vietnam memiliki garis pantai sepanjang 3.000 kilometer. Pantai yang disuguhkan pun sangat indah. Menarik banget untuk dikunjungi kan!
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora
-
Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja
-
PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif
-
Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit
-
5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI
-
Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI
-
Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun
-
Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman