Suara.com - Kini petani tidak perlu takut lagi hasil pertaniannya gagal. Pasalnya, perusahaan benih sayuran PT East West Seed Indonesia (EWINDO) bekerja sama dengan konsorsium G4AW SMARTseeds meluncurkan penambahan fitur terbaru dari aplikasi SIPINDO (Sistem Informasi Pertanian Indonesia).
Beberapa fitur baru ini antara lain berisi prediksi cuaca dengan resolusi spasial hingga 5 kilometer, rekomendasi kandungan hara tanah berdasarkan hasil tes laboratorium dan rekomendasi pemupukan.
Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kemenko Perekonomian Musdhalifah Machmud mengatakan, pemanfaatan benih yang tepat, pupuk dan cuaca masih jadi kendala petani. Sehingga, lanjut dia, hasil pertaniannya tidak selalu optimal.
"Ini diharapkan bisa bantu petani, kalau hujan pakai benih ini, saat musim kering benih ini. Dengan demikian, petani kita mudah mengerti situasi apa yang dihadapi, apakah kemarau, hujan. Sehingga perluasan informasi ini sangat penting dilakukan," ujar Musdhalifah di Balai Sudirman Jakarta, Jumat (12/10/2018).
Managing Director EWINDO Glenn Pardede menjelaskan, aplikasi SIPINDO menyajikan data yang terkini dan akurat. Petani bisa mengakses langsung informasi seperti mengetahui tingkat kesuburan tanah agar lebih hemat dalam menggunakan pupuk, serta mendapat informasi mengenai perkiraan cuaca hingga harga tren permintaan komoditas di pasaran.
"Selain itu, petani bisa memperoleh informasi seputar tata cara penanganan hama dan penyakit tanaman, pola dan musim tanam, estimasi waktu panen dan perkiraan jumlah produksi, prakiraan iklim dan cuaca, hingga forum jual beli hasil panen dari pedagang pasar tradisional serta ritel modern untuk mengantisipasi permainan harga oleh para tengkulak," jelas dia
Glen menuturkan, saat ini fitur rekomendasi pemupukan baru bisa dinikmati oleh petani di Jawa Timur, Jawa Tengah, DIY dan Lampung dan sedang dalam proses untuk melakukan pengembangan ke daerah lainnya. Sedangkan untuk fitur prediksi curah hujan sudah bisa dinikmati di seluruh wilayah Indonesia yang berada di bawah garis khatulistiwa.
Aplikasi ini juga bisa dimanfaatkan penyuluh dan pedagang. Bagi penyuluh manfaat yang didapatkan berupa informasi yang dibutuhkan petani, sehingga bisa meminimalisir kesalahan petani.
Sedangkan, bagi pedagang dalam aplikasi tersebut bisa membeli produk-produk pertanian sesuai kebutuhan mereka dari petani langsung.
"Diharapkan mampu memberikan jawaban untuk membantu para petani dalam menyelesaikan masalah yang sering dihadapi," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Krisis Energi: Harga BBM Naik Ekstrem di Negara-negara Asia, Indonesia Waspada?
-
Dukung Perjalanan Finansial PMI, Bisnis Remitansi BRI Tumbuh 27,7% YoY Jelang Lebaran 2026
-
Harga Emas Antam di Bawah 3 Juta saat Lebaran, Cek Rincian Lengkapnya di Sini!
-
Cara Transfer BRI ke DANA Melalui BRImo, ATM, dan Internet Banking
-
IHSG Senin Pekan Ini Buka atau Tidak? Ini Jadwal Lengkap Libur Bursa
-
Harga Emas Pegadaian Turun Saat Lebaran, UBS dan Galeri 24 Anjlok!
-
Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat
-
Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK
-
Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri
-
Remitansi Pekerja Migran melalui BRI Lonjak 27,7 Persen di Momen Lebaran 1447 H