Suara.com - Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo Bandoe Widiarto mengatakan, inflasi di kota Surakarta terkendali yakni di angka 2,92 persen.
Hal ini dikatakan Bandoe dalam acara Pelatihan Wartawan Ekonomi Nasional, di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (17/11/2018).
"Untuk inflasi di Surakarta terkendali, alhamdulillah bulan Oktober 0,24 persen sehingga secara year on year (yoy) inflasi di Surakarta 2,92 persen, secara tahunan 1,65 persen. Jadi ini salah kota dengan inflasi yang cukup rendah," ujar Bandoe.
Bandoe menuturkan, dalam mengendalikan inflasi di Surakarta, pihaknya berkoordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) baik kota maupun kabupaten di Jawa Tengah.
"Tentu dalam pengedalian inflasi seperti halnya secara nasional, kami juga punya TPID. Jadi kami berkoordinasi dengan TPID di seluruh kabupaten kota, kemudian di kordinasikan dengan Jawa Tengah," kata dia.
Tak hanya itu, Bandoe mengatakan BI Solo juga melakukan empat langkah-langkah dalam mengendalikan inflasi di Surakarta.
Keempat program BI Solo dalam program pengendalian inflasi itu ialah ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, komunikasi yang efektif, dan keterjangkauan harga.
"Ada kegiatan pasar murahnya, dan komunikasi kebijakan ini adalah yang sudah kami lakukan. Penggeraknya adalah kepala daerah. Mereka sudah semakin perhatian terhadap pentingnya mengendalikan inflasi," tutur Bandoe.
Lebih lanjut Bandoe menuturkan, pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) dan kredit terbilang baik serta nonperforming loan (DPL) alias kredit macet juga tetap terkendali.
Baca Juga: Facebook Hapus 1,5 Miliar Akun Palsu Selama April - September
"Kami mencatat DPL di Surakarta di bawah 5 persen,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hari Buruh Internasional, Serikat Pekerja Pegadaian Makassar Gelar Pekan Olahraga dan Seni
-
Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram
-
Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya
-
BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata
-
Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap
-
Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?
-
Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat
-
Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai
-
Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?
-
Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat