Suara.com - Tak mau kalah dengan bermunculannya transportasi online, Vietnam bakal meluncurkan sebuah aplikasi serupa yang bernama Be.
Aplikasi 'be', diresmikan oleh BE GROUP, akan ditayangkan pada 17 Desember dengan layanan transportasi online yang bertujuan untuk merekrut 110.000 pengemudi di seluruh Vietnam pada akhir tahun depan, demikian dikatakan pendiri sekaligus Chief Executive Tran Thanh Hai.
"Aplikasi ini juga akan memiliki layanan pengiriman makanan, pengiriman barang, pembayaran elektronik, dan layanan pembiayaan di masa depan," ungkap Hai pada acara peluncurannya di Hanoi, seperti dikutip dari Reuters.
Hai tidak mengatakan secara rinci terkait nilai investasi. Hai menyatakan bahwa pihaknya telah mendapatkan ratusan juta dolar AS investasi dan siap untuk diluncurkan minggu depan untuk bersaing dengan pemain regional seperti Grab.
“Semua investor BE GROUP bersifat domestik, sementara Vietnam Joint Bank Commercial Prosperity adalah investor strategis, dengan memberikan dukungan keuangan untuk operasi BE GROUP," kata Hai.
Sejumlah perusahaan taksi lokal di Vietnam telah bersatu untuk bersaing dengan perusahaan ride-hailing, sementara Grab telah berada dalam pertempuran hukum selama lebih dari setahun dengan perusahaan taksi lokal Vinasun Corp.
Risiko lain untuk perusahaan ride-hailing di Vietnam adalah soal regulasi. Pemerintah masih memutuskan apakah akan mempertimbangkan perusahaan seperti Grab sebagai perusahaan teknologi atau sebagai perusahaan transportasi, yang akan membutuhkan lebih banyak kondisi bisnis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Bunga Kredit PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen, OJK Mendadak Beri Peringatan
-
Evaluasi MBG, Luhut Soroti Pelaksanaan Serentak
-
Purbaya Respons Isu Tarik Dana SAL Milik Pemerintah dari Perbankan
-
Pemerintah Siapkan Rp815 Miliar untuk Program Kompor Listrik, Upayakan Tidak Impor
-
Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS
-
Daftar Saham yang Meroket di Tengah Koreksi IHSG Sesi I
-
Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!
-
IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban
-
Status TMS PPPK Bisa Jadi MS: Ini Cara Sanggah dan Contoh Kalimat Resminya
-
Lolos Administrasi PPPK Kemensos? Ini Panduan Lengkap Persiapan Tes CAT