Suara.com - Menjadi produktif tentunya jadi keinginan setiap insan. Saking ingin produktifnya, tak jarang seseorang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk melakukan banyak hal. Padahal, produktif bukan hanya soal seberapa banyak kita bisa menghasilkan sesuatu.
Lebih dari itu, produktif ialah tentang bagaimana sesuatu yang dihasilkan itu juga memiliki kualitas dan dampak yang signifikan, baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Lalu, bagaimana cara agar bisa benar-benar produktif?
Seperti dikutip dari Cermati.com, berikut tujuh cara yang bisa Anda lakukan untuk menjadi lebih produktif.
1. Memiliki Tujuan yang Jelas dan Membuat Daftarnya
Untuk menjadi seseorang yang benar-benar produktif, setiap hal yang hendak Anda lakukan haruslah memiliki tujuan yang jelas, sehingga apa yang nanti bakal dihasilkan benar-benar berkualitas dan bermanfaat.
Anda bisa memulainya dari hal kecil, seperti membuat "to-do-list" sesaat sebelum tidur. Jadi, keesokan harinya Anda sudah tahu apa yang harus dilakukan.
Dengan membuat daftar aktivitas di hari berikutnya, maka Anda memiliki tujuan yang jelas setiap kali hendak beraktivitas. Uraikan sesuai dengan jenis kegiatan, seperti kegiatan di rumah, tempat kerja, dan lainnya. Urutkan kegiatan-kegiatan tersebut berdasarkan tingkat urgensinya.
2. Utamakan Proses, Bukan Hasil
Dalam melakukan sesuatu, tentu hasil yang sempurna adalah tujuannya. Hal ini tak jarang membuat banyak orang terlalu fokus pada hasil.
Kendati hal ini tidak salah, namun nyatanya untuk menjadi seseorang yang produktif, Anda harus mengubah pola pikir. Proseslah yang sebenarnya harus diutamakan. Tanpa proses yang baik, maka mustahil rasanya untuk mendapatkan hasil yang baik pula.
3. Totalitas di Waktu yang Tepat
Untuk menjadi seseorang yang produktif, maka Anda harus tahu kapan saatnya Anda harus total mengerahkan seluruh tenaga dan pikiran untuk menyelesaikan pekerjaan. Tidak ada kata membuang-buang waktu untuk sesuatu hal yang kiranya kurang penting untuk dilakukan.
Ibarat kata sedang mengendarai mobil, maka orang yang produktif tahu apa yang harus dilakukan agar perjalanan senantiasa aman dan cepat. Sementara orang yang tidak produktif biasanya hanya mementingkan laju kecepatan saja, tanpa terlalu memikirkan faktor keamanannya.
4. Menyadari Batas Kemampuan Diri
Bukan berarti tidak ambisius, namun dengan menyadari sejauh mana kemampuan diri dalam mengerjakan suatu hal, cenderung membuat seseorang lebih santai dan fokus, sehingga nantinya berdampak pada hasil yang baik pula.
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Sepeda Murah untuk Wanita Dewasa, Ideal Dipakai Aktivitas Harian
-
5 Look Daily Outfit ala Lomon untuk Aktivitas Sehari-hari
-
LPS: 15,3 Juta Jiwa Penduduk Usia Produktif Belum Punya Rekening
-
Data Pribadi Terus Bocor, Seberapa Kuat Keamanan Siber Indonesia?
-
Saat Produktivitas Menjadi Panggung Sosial, Apa yang Sebenarnya Kita Kejar?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
Terkini
-
Konsumsi Rumah Tangga Jadi 'Penyelamat' Ekonomi RI Sepanjang 2025
-
Tensi AS - Iran Mereda, Harga Minyak Dunia Terkoreksi ke 68 Dolar AS
-
BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11 Persen Sepanjang 2025
-
Stok Emas Fisik Pegadaian Menipis, Antrean Cetak Mengular
-
Prabowo Lantik Wamenkeu Baru Sore Ini, Siapa Pantas Gantikan Thomas?
-
Purbaya: Penerimaan Pajak Naik 30% Jadi Rp 116,2 T di Januari 2026, Bea Cukai & PNBP Lemah
-
Daftar Saham IPO Lewat Shinhan Sekuritas, Mayoritas 'Gorengan'?
-
Tiba-tiba Purbaya Singgung Demo Besar dan Penjarahan Rumah Sri Mulyani
-
Purbaya Pamer Efek Dana SAL Rp 200 Triliun: Penjualan Mobil-Motor Tumbuh, Ritel Naik
-
Tembus 3,55 Persen di Januari 2026, Purbaya Klaim Inflasi Reda Setelah Maret