Suara.com - Kementerian Perdagangan RI memusnahkan jutaan barang sitaan berbagai jenis, yang tidak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Nilai barang sitaan yang dimusnahkan mencapai Rp 90 miliar.
Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag Veri Anggriono Sutiarto mengatakan, barang-barang tanpa SNI itu kebanyakan didatangkan dari China.
Barang-barang itu ditemukan dari berbagai wilayah di Indonesia saat dilakukan operasi pasar oleh Kemendag.
"Ya kalau dihitung nilainya kurang lebih hampir Rp 90 miliar. Kami temukan ini kan di pedagang atau pasar di beberapa provinsi," kata Veri saat ditemui di Kantor Kemendag, Jakarta Pusat, Kamis (24/1/2019).
Berbagai produk hasil buatan China diamankan oleh Kemendag itu mulai dari mainan anak, elektronik seperti televisi, telepon seluler hingga baja dan luminer turut diamankan petugas. Pemusnahan sendiri dilakukan dengan cara dibakar.
Barang-barang itu diketahui tidak dilengkapi sertifikasi SNI, sehingga sangat berbahaya apabila digunakan.
Seperti baja yang digunakan sebagai kerangka rumah, bila tidak memenuhi SNI dan diperjualbelikan secara bebas maka akan membahayakan warga, terutama jika terjadi bencana gempa bumi.
"Itu membahayakan misal produk-produk baja apabila itu dipergunakan. Kita tahu sering terjadi gempa kan, kalau terjadi, baja-baja yang dipergunakan konstruksi tidak sesuai standar kan bahaya," ungkap Veri.
Para pedagang maupun perusahaan yang memproduksi barang-barang tak berstandar itu akan dikenai sanksi administrasi. Proses penyidikan di kepolisian akan dijalankan.
Baca Juga: Dua Modus Digunakan Mafia Bola di Indonesia
"Ada sanksi seperti administrasi kami lakukan pemusnahan. Kami juga proses penegakan hukum selanjutnya nanti dilakukan proses penyidikan.”
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran
-
Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan
-
Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit
-
Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?
-
Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi
-
Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban
-
Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?
-
Ini 8 Rest Area Tol Cipali yang Bisa Dipakai Saat Arus Balik Lebaran 2026
-
Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%
-
Penjualan Turun, IKEA Pangkas 800 Karyawan