Suara.com - Para pelaku usaha yang bergerak di bidang logistik pagi ini mendatangi kantor Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution.
Hal tersebut dilakukan untuk memenuhi undangan Darmin untuk berdiskusi mengenai perkembangan industri logistik di Indonesia.
Darmin mengungkapkan, dalam pertemuannya yang berlangsung tertutup selama dua jam tersebut membahas soal masalah logistik di Indonesia yang sampai saat ini belum mendongkrak volume ekspor.
“Selama ini pemerintah berusaha memperbaiki kondisi logistik dengan membangun infrastruktur untuk menghilangkan hambatan yang menjadi masalah ekonomi kita. Sistem logistik yang baik diperlukan untuk mengembangkan sektor industri agar menghasilkan efisiensi,” kata Darmin dalam breakfast meeting di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (6/2/2019).
Menurut Darmin, dengan sudah adanya infrastruktur yang memadai saat ini, pemerintah berharap volume ekspor bisa menjadi meningkat dan lebih baik lagi.
Oleh sebab itu, untuk mendongkrak ekspor tersebut pihaknya meminta pendapat dari para pelaku usaha terkait apa saja kendala yang ditemui di lapangan.
“Makanya tadi kami diskusi dengan asosiasi. Kami ingin mencoba mendiskusikan dan mengumpulkan dan mengidentifikasi langkah-langkah perbaikan mungkin dari sisi pemerintah atau dari sisi operasional di lapangan saya tadi menyampaikan kita fokus ekspor, bagaimana mendongkrak ini,” ujarnya.
Upaya memperbaiki sistem logistik ini sebenarnya telah dimulai sejak diterbitkannya Perpres No 26 tahun 2012 tentang cetak biru sistem logistik nasional, sebagai panduan bagi kementerian, lembaga dan pemerintah daerah dalam membangun sistem logistik.
Baca Juga: Gedung Telkom Kebakaran, Jaringan Telkomsel Lumpuh Total
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun