Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bakal mengkaji soal aturan pinjam-meminjam antar Badan Layanan Umum (BLU). Hal ini dimaksudkan agar BLU yang keuangannya tidak sehat, bisa meminjam ke BLU yang keuangannya sehat.
Dia mencontohkan, BLU di bidang kesehatan yang sedang terganggu yaitu, BPJS Kesehatan bisa meminjam dana ke BLU lain yang mempunyai modal atau likuiditas yang berlebih.
Untuk diketahui BLU merupakan suatu instansi yang dimiliki pemerintah yang berfungsi melayani masyarakat.
"Ini masih di dalam tahap evaluasi dan pertimbangan, sehingga nanti kita lihat perundang-undangannya untuk mendukung itu," ujar Sri Mulyani.
Selain itu, wanita yang akrab disapa Ani ini meminta BLU juga melakukan optimalisasi aset. Artinya, aset yang ada bisa dibuat produktif, misalnya jika memiliki aset gedung bisa disewakan ke BLU atau pihak lain.
"Banyak pengelolaan asetnya belum optimal banyak kalau aset itu dikekepin dikuasain aja yang penting ada. Sekarang kami terus mengingatkan seluruh aset harus produktif termasuk penggunaan dan kolaborasi dengan BLU seperti LPDP pinjam aset LMAN," tutur dia.
Dengan makin likuiditas keuangannya dan mengoptimalisasi asetnya, maka BLU bisa melayani masyarakat dengan optimal, tanpa harus memikirkan keadaan keuangannya.
"Dan juga kita akan melihat bagaimana para BLU bisa meningkatkan kinerjanya dan pelayanannya kepada masyarakat," imbuh Sri Mulyani.
Asal tahu saja, pada tahun 2018 Kementerian Keuangan mencatat, pendapatan BLU mencapai Rp 55,4 triliun atau mengalami peningkatan dari target sebesar Rp 47,3 triliun.
Baca Juga: Sri Mulyani Klaim 3 Kartu Sakti Jokowi Tak Akan Bebani APBN
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Harga Bahan Baku Plastik Bisa Naik 70%, Apindo Sebut Pabrik Terancam Tak Produksi Bulan Depan
-
Volume Bongkar Muat IPC TPK Tumbuh Tipis 0,9% di Kuartal I-2026
-
CMNP Optimistis Menang Gugatan Rp 119 T Lawan Hary Tanoe, Incar Aset di Beverly Hills
-
Indonesia Cari Pasokan Energi Baru, Bahlil Temui Menteri Energi Rusia
-
Strategi Cegah Stunting Jasindo, dari Sawah ke Meja Makan
-
Harga Minyak Turun Makin Dalam, Kabar Gencatan Senjata AS-Iran Menguat
-
Konflik Timur Tengah Mereda? Harga Minyak Langsung Terkoreksi
-
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 T, Pemegang Saham Terima Rp346 per Saham
-
Babak Baru Diplomasi AS-Iran, Trump Ingin Ada Kesepakatan Cepat Akhiri Perang Iran
-
Rupiah Menguat Tipis di Tengah Pelemahan Dolar AS, Cek Harga Kurs Hari Ini