Suara.com - Direktur Umum dan SDM BPJS Ketenagakerjaan, Naufal Mahfudz, mengunjungi para pekerja di kepulauan terdepan Indonesia, yakni Pulau Natuna. Kegiatan yang dilakukan Rabu (21/3/2019) ini adalah untuk memastikan para pekerja mendapatkan fasilitas dan pelayanan yang sama dengan daerah lainnya di Indonesia.
Kabupaten Natuna memiliki luas wilayah 264 kilometer persegi dan 90 persen merupakan lautan. Jumlah penduduknya sekitar 76.000 jiwa, dengan jumlah angkatan kerja kurang lebih 37.000 orang.
Naufal, yang didampingi Deputi Direktur Wilayah Sumbarriau, Budiono, dalam pertemuannya dengan Bupati Kepulauan Natuna, Hamid Rizal, di Ranai mengatakan, "Hari ini, kami hadir di Ranai untuk memastikan pelayanan jaminan sosial ketenagakerjaan yang kami selenggarakan telah dirasakan manfaatnya oleh para pekerja di Kepulauan Natuna. Jumlah pekerja yang telah terdaftar mencapai sekitar 1.900 orang, dan tentunya mereka harus dipastikan mendapatkan layanan dan manfaat dari program BPJS Ketenagakerjaan dengan baik.
Melihat potensi kepesertaan dan banyaknya pekerja yang telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, tentunya dibutuhkan dukungan semua pihak agar seluruh pekerja di Kepulauan Natuna dapat segera terlindungi oleh program BPJS Ketenagakerjaan.
Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Rekson Silaban mengatakan, Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan mendukung langkah manajemen dalam menjalin kerja sama dengan setiap Pemerintah Daerah untuk peningkatan jumlah kepesertaan.
“Kerja sama ini sangat dibutuhkan untuk membangun dukungan dan komitmen Pemda dalam memberikan perhatian dan perlindungan jaminan sosial tenaga kerja di wilayahnya, sehingga masyarakat pekerja Natuna lebih sejahtera,” ujarnya.
Menurutnya, memberikan perlindungan bagi pekerja di Kepulauan Natuna menjadi tantangan tersendiri bagi BPJS Ketenagakerjaan. Dengan jumlah 27 pulau yang berpenghuni dari 154 pulau yang ada, tentunya membutuhkan upaya lebih keras dari BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan.
“Sebagai badan hukum publik yang ditunjuk oleh pemerintah, kami senantiasa berupaya memastikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan telah diperoleh oleh pekerja di seluruh wilayah Republik Indonesia, termasuk yang berada di wilayah kepulauan terdepan seperti Kabupaten Natuna. Tidak lain tujuannya adalah untuk mewujudkan masyarakat pekerja Indonesia yang sejahtera,” kata Naufal.
Baca Juga: Pasien Membludak, PDGI Tuntut Kenaikan Biaya Kapitasi Pasien BPJS
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci
-
Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan
-
Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat
-
Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun
-
Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026
-
Ukuran Tabung CNG 3 Kg Diprediksi Lebih Besar dan Berat dari LPG 12 Kg
-
BRILink Agen Tembus 1,18 Juta per Maret 2026, Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia
-
Purbaya Sebut KEK Finansial di Bali Bakal Mirip Dubai, Tak Akan Tarik Pajak
-
MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000
-
Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan