Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyebutkan, selama empat setengah tahun menjabat sebagai menteri, dirinya sudah menenggelamkan 488 kapal yang melakukan ilegal fishing di perairan Indonesia.
Hal tersebut diungkapkan Susi di depan generasi milenial. Menteri Susi menuturkan, saat ini sudah tidak ada lagi kapal asing yang menangkap ikan di laut Indonesia.
"Akhirnya setelah empat setengah tahun kemudian 488 kapal sudah ditenggelamkan itu membuktikan negara bisa melakukan," ujar Menteri Susi, Selasa (9/4/2019).
Menteri Susi menyerukan, meski hanya lulusan SMA kelas dua ia bisa melakukannya. Oleh sebab itu Menteri Susi meminta generasi milenial dengan pendidikan perguruan tinggi untuk bisa lebih darinya.
Penangkapan ilegal fishing pada empat tahun terakhir ini membuat neraca perdagangan Indonesia menjadi nomor satu berturut-turut di Asia.
Sebelumnya dalam empat tahun terakhir Indonesia bisa menempati posisi terakhir di neraca perdagangan Asia.
"Makanya kapal ditenggelamkan tidak ada bunyinya kita sudah melakukan bilateral diplomasi yang sudah seharusnya. Namun tanpa dukungan Angkatan Laut dan kepolisian tidak ada apa-apanya," tambahnya.
Menteri Susi menambahkan, ilegal fishing pada tahun 2014 telah menurunkan hasil tangkapan nelayan 50 persen lebih, yang tadinya Rp 1,6 juta per kepala keluarga menjadi Rp 800 ribu.
Maka dari itu, untuk meningkatkan stok ikan di laut sekitar 115 eksportir ikan juga sudah ditutup.
Baca Juga: 4 Tahun Jokowi, Susi Pudjiastuti Tenggelamkan 488 Kapal Asing Pencuri Ikan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
OJK Bakal Awasi Bank yang Kasih Dividen Jumbo
-
200 Ribu Pekerjaan Perbankan Bakal Hilang, Bank Mulai PHK Karyawan dan Tutup Cabang
-
124 Truk Bandel Langgar Aturan Mudik, Kemenhub Ancam Bekukan Izin
-
Emas Antam Masih Dibanderol Rp 2.843.000/Gram Hari Ini
-
Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi
-
OJK Batasi TKA di Bank 2026, Wajib Transfer Ilmu dan Kirim Pegawai Lokal ke Luar Negeri
-
Arus Balik Lebaran 2026 Membludak, KAI Cirebon Berangkatkan 12.068 Penumpang Sehari
-
Jasa Marga Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di GT Cileunyi, Ini Strateginya
-
Ini Alasan Garuda Indonesia Terus Alami Kerugian
-
Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!