Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Mei 2019 mengalami inflasi 0,68 persen. Artinya beberapa komoditas harga mengalami kenaikan pada bulan Mei.
Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan, inflasi tersebut didapatkan setelah BPS memantau 82 kota pada April 2019.
"Secara umum beberapa komoditas mengalami kenaikan. Inflasi Mei 0,68 persen agak tinggi, sedangkan inflasi tahun kalender 1,48 persen, serta kalau dari tahun ke tahun 3,23 persen," kata Suhariyanto di Kantor BPS Pusat, Senin (10/6/2019).
"Ini juga masih di bawah target yang dipasang pemerintah itu 3,5 persen. Artinya inflasi Mei 2019 itu terkendali," tambah dia.
Suhariyanto mencatat, dari 82 kota diamati sebanyak 81 kota mengalami inflasi, sementara 1 kota mengalami deflasi.
Dia melanjutkan, inflasi tertinggi di Kota Tual 2,91 persen. Sedangkan, satu kota yang deflasi yaitu di Merauke.
"Penyebab inflasi di Tual oleh kenaikan berbagai jenis ikan plus angkutan udara. Merauke penurunan harga beras dan sayuran," tutur dia.
Sementara itu, tambah Suhariyanto, penyebab inflasi Mei 2019 karena kenaikan harga cabai merah, daging ayam ras, bawang putih, ikan segar, tarif angkutan udara, tarif antar kota, tarif kereta api, serta tarif parkir.
"Sementara komoditas yang mengalami penurunan harga yaitu bawang merah dan beras," tutur dia.
Baca Juga: Menhub dan BPS Minta Tiket Pesawat Turun Agar Tak Jadi Biang Kerok Inflasi
Berita Terkait
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
Terkini
-
Rupiah Melemah, Dolar AS Naik ke Level Rp16.922
-
Lewat Sepucuk Surat Ini, Menteri Bahlil Menangkan Perusahaan Israel Garap Tambang RI
-
IHSG Terus Melonjak di Level 8.300 pada Kamis Pagi
-
Harga Komoditas Cabai Mulai Turun Awal Ramadan, Tapi Cabai Rawit Merah Masih Tinggi
-
Emiten Milik Suami Puan Maharani Bakal Rights Issue Tahun 2026
-
Aturan Makan di LRT, KRL, dan MRT Selama Ramadan 2026
-
Harga Emas Batangan di Pegadaian Turun Lagi, Harganya Makin Murah
-
Jaga Stabilitas Rupiah, BI Diramal Tahan Suku Bunga
-
BEI Gembok Saham WIKA, Ini Alasannya
-
Sawah Rusak 94 Ribu Hektare di Sumatra, Mentan Minta Tambahan Dana Rp2,1 Triliun untuk Perbaikan