Destry Damayanti, calon tunggal Deputi Gubernur Senior BI di DPR. (Suara.com/Achnad Fauzi)

Suara.com - Calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti menjalani uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) yang digelar Komisi XI DPR, hari ini. Destry merupakan calon tunggal yang bakal menduduki jabatan tersebut.

Di depan anggota DPR, Destry membeberkan strateginya jika menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia. Terdapat 5 fokus strategi Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Pertama, Destry akan mengoptimalkan bauran kebijakan yang bersifat akomodatif bauran kebijakan moneter makroprudensial dan kebijakan lainnya. Hal ini untuk menjaga likuidias perbankan di saat inflasi atau suku bunga sedang tinggi.

Kedua, lanjutnya, akan melakukan pendalaman sektor keuangan bukan hanya untuk mendukung terjadinya stabilitas ekonomi namun juga untuk mendukung pembiayaan pembangunan ekonomi dari terbatasnya sumber dana pemerintah dan domestik.

"Area ketiga itu pengembangan sistem pembayaran yang lancar aman efisien dan inklusif. Perkembangan ekonomi digital diikuti dengan perkembangan teknologi finansial berkembang pesat Tantangan untuk Perbankan Indonesia makin nyata karena sudah merambah ke berbagai layanan yang selama ini dilayani oleh perbankan," katanya di ruang rapat Komisi XI, Kompleks parlemen DPR RI, Jakarta, Senin (1/7/2019).

Kemudian keempat, Destry juga akan mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah. Karena menurutnya, Indonesia bisa menjadi tuan ekonomi syariah dengan dukungan jumlah populasi muslim terbesar di dunia.

"Terakhir kelima, sinergi dengan pemerintah, OJK, DPR dan lembaga lainnya sinergi dengan lembaga dan otoritas lain sangat dibutuhkan karena permasalahan yang dihadapi semakin Kompleks," pungkas dia.