Suara.com - Presiden Jokowi meninjau panen perdana garam di Desa Nunkurus, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (21/8/2019).
Pantauan Suara.com, saat tiba, Jokowi yang datang didampingi Ibu Negara Iriana disambut tarian daerah asal Nusa Tenggara Timur. Selain itu Jokowi dan Iriana juga diberikan selendang kain tenun asal NTT.
Kedatangan Jokowi dan Iriana langsung disambut warga yang mayoritas ibu-ibu. Saat Jokowi berjalan ke arah tenda, mereka langsung berteriak dan mengabadikan kedatangan Jokowi.
Jokowi tampak tersenyum melihat para warga yang berada di tenda.
"Aduh bapa’e," teriak warga.
Jokowi yang didampingi Gubernur NTT Viktor Laiskodat langsung menuju tenda untuk mendapat penjelasan dari Konsultan Ahli Garam dari PT Timor Livestock Lestari, Ali Mahdi soal tambak garam di lokasi tersebut. Jokowi tampak serius mendengarkan penjelasan dari konsultan ahli garam tersebut dan Viktor.
Selain itu, Jokowi melihat perbandingan garam produksi asal NTT, Australia serta dari hasil produksi garam Jawa-Madura yang ditampilkan di meja.
Seusai mendengarkan penjelasan, Jokowi kemudian meninjau tambak garam bersama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Viktor dan istri Viktor Laiskodat, Ibu Negara Iriana Jokowi.
Dalam tinjauannya, Jokowi tampak didampingi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dan Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G Plate.
Baca Juga: Jokowi Sebut Produksi Garam di NTT Lebih Bagus dari Australia
Berita Terkait
-
Jokowi Sebut Produksi Garam di NTT Lebih Bagus dari Australia
-
Jokowi Didesak Ajak Dialog Rakyat Papua, Bukan Kirim Militer
-
Dilecehkan Diminta Buka Baju saat Live IG, Ini Reaksi Ajudan Iriana Jokowi
-
Disinggung Soal Doa Buruk untuk Jokowi, Gibran Beri Balasan Kalem
-
Jokowi Bakal Sambangi Papua Awal September 2019
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara