Suara.com - Ajudan Ibu Negara Iriana Joko Widodo (Jokowi), Sandhyca Putrie, mengungkapkan amarahnya karena ulah warganet ke Instagram.
Dalam unggahan di profil dan story, Selasa (20/8/2019), Sandhyca Putrie menunjukkan bukti keusilan warganet yang telah melewati batas.
Bukti tersebut berupa tangkapan layar saat ia menayangkan siaran langsung alias live di Instagram.
Anggota TNI AU berpangkat kapten ini mendapat komentar tak sopan yang mengarah pada pelecehan seksual.
"Buka dong bajunya," bunyi komentar dari akun @ahzak2304, yang diberi tanda panah dan lingkaran ungu oleh Sandhyca Putrie, disertai kalimat, "Tolong bantu report ya teman-teman."
Pada keterangan foto di profil akunnya, Sandhyca Putrie juga berniat untuk melaporkan pengguna akun itu dengan menanyakan pendapat para followers-nya.
Ia mengaku tak bisa memaafkan perilaku tak beretika @ahzak2304 tersebut.
"Laporin enggak nih kira-kira akun @ahzak2304? Kalau aku jujur aja enggak bisa maafin orang gini sih, kalau ketemu minimal mulutnya sodokin sikat WC dulu," ungkap @sandhycaputrie, geram.
Keesokan harinya, Rabu (21/8/2019), Sandhyca Putrie menambahkan komentar yang mewakili kekesalannya terhadap @ahzak2304, sekaligus terima kasih atas perhatian dari para followers-nya.
Baca Juga: Setelah Ajudan Resign Terus, Akhirnya Meghan Markle Punya Sekretaris Baru
"Halo Bapak, Ibu, Mas, Mbak, teman-teman dunia mayaku. Makasih banyak support dan dukungannya, iya ini saya sabar kok, cuma kesel aja digituin. Makasih ya perhatiannya semua, kalian terbaik banget," tulis wanita 33 tahun tersebut.
Hingga berita ini ditulis, belum ada respons dari @ahzak2304, dan beberapa unggahan di akunnya dipenuhi komentar warganet yang ikut geram seperti Sandhyca Putrie.
Berita Terkait
-
Pamer Foto Bareng Sedah Mirah, Sandhyca Putrie Banjir Pujian Warganet
-
Cabuli Bocah Perempuan di Gerbong Kereta, Hengky Diringkus Polisi
-
Ojol Mesum Ini Mengaku Khilaf Setelah Kasusnya Viral
-
Driver Ojol Lecehkan Penumpang, Grab Diminta Buat SOP Cegah Pelecehan
-
Curhat ke Guru Bahasa Inggris, Siswa SMK Malah 14 Kali Dicabuli
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China
-
Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Bisa Dipidana 1 Tahun Penjara