Suara.com - Siapa sih yang tak ingin melihat buah hatinya mapan secara finansial. Untuk menjadikannya mapan secara finansial, seorang anak musti diajarkan cara mengelola keuangan sejak dini.
Tak mudah memang mengajarkan anak soal keuangan. Tapi, sebagai orang tua, kita bisa memberikan tahapan-tahapan awal agar anak menjadi terbiasa mengelola keuangan.
Dilansir dari Moneysmart.id berikut lima cara yang bisa membuat anak memiliki kemapanan finansial di masa depan.
1. Buatkan Anak Rekening Tabungan
Mengajari anak nabung di celengan jelas udah gak zaman. Sementara itu kalau hanya sebatas mengenalkan cara nabung di bank juga gak efektif.
Berikan saja kado berupa tabungan anak kepadanya di hari ulang tahun atau di momen-momen lain. Setelah itu, jelaskanlah apa yang dimaksud dengan kartu ATM, bunga dan metode bunga bergulung yang ada di bank.
Bunga atau sistem bagi hasil (bagi bank syariah) adalah sebuah keuntungan yang bisa didapat dengan cara menyimpan uang di bank.
Sementara itu, bunga bergulung adalah peningkatan nilai keuntungan dalam bentuk bunga yang ditambahkan dalam ke nilai pokok (yang telah dikenakan bunga). Sederhananya begini, bunga bergulung ibarat sebuah bola salju yang ketika berputar maka akan jadi tambah besar.
Nah untuk mendapatkan keuntungan bak bola salju yang terus membesar, maka harus nabung di bank. Katakan padanya bahwa, jika sejak kecil sudah nabung di bank, maka saat dewasa nanti uangnya bisa lebih banyak ketimbang papa mama sekarang.
Baca Juga: PSI: Anies Sibuk Bantu Hobi Orang Kaya, Kampung Bengek Ditelantarkan
2. Kenalkan Emas Batangan
Mengajari anak soal investasi tentu gak akan cukup jika hanya seputar deposito saja. Kenalkan juga soal emas yang bisa membuatnya kaya di masa depan.
Kamu juga bisa memberikan hadiah berupa “emas batangan” asalkan kamu bisa menyimpannya dengan baik.
Katakan padanya bahwa logam mulia ini akan menjadi barang yang sangat mahal di masa depan. Dengan ini, dia bisa membeli apapun yang dia mau.
Cobalah untuk membentuk mindset dalam dirinya bahwa dengan menabung emas, dia bisa jadi ‘raja’ di kemudian hari. Tapi jangan lupa, ajari juga perbedaan emas batangan dan emas di perhiasan ya.
3. Bawa Anak Belanja ke Pasar
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Harga Emas Hari Ini Naik, 11 Februari 2026 UBS dan Galeri 24 Kompak Meroket
-
Monorel vs LRT: Serupa tapi Tak Sama, Mana yang Lebih Unggul?
-
Cara Daftar dan Cek Penerima BSU Terbaru 2026
-
Apa itu FTSE Russell dan Dampaknya bagi Investor
-
Pelabuhan Karimun Masuk Radar Sanksi Uni Eropa terkait Distribusi Minyak Rusia
-
Strategi Bank Mandiri Taspen Perkuat Ekosistem Pensiunan
-
Pandu Sjahrir: Moodys Hanya Minta Kejelasan Arah Kebijakan Pemerintah
-
Kemenhub Deadline Kapal Penyeberangan: Bereskan Izin atau Dilarang Mudik
-
Kilau Emas Menggoda, Pembiayaan BCA Syariah Melesat 238 Persen
-
Antisipasi Mudik Lebaran 2026, KSOP Tanjung Wangi Siagakan 55 Kapal di Selat Bali