- Pembiayaan emas BCA Syariah melesat 238,16% yoy, capai Rp520 miliar di 2025.
- Tingginya harga emas global justru memicu lonjakan permintaan pembiayaan nasabah.
- Strategi ekspansi dilakukan dengan menggandeng mitra baru seperti Harta Dinata dan UBS.
Suara.com - PT Bank BCA Syariah mencatatkan lonjakan signifikan pada lini pembiayaan emas sepanjang tahun 2025. Tren kenaikan harga logam mulia di pasar global justru memacu minat masyarakat untuk melakukan investasi melalui skema pembiayaan syariah.
Direktur BCA Syariah, Pranata, mengungkapkan bahwa emas kini menjadi primadona di segmen konsumer. Menurutnya, kombinasi antara naiknya harga komoditas dan tingginya animo masyarakat menjadi motor utama pertumbuhan ini.
"Di segmen konsumer, kami fokus pada dua produk. Pertama emas, karena permintaannya tinggi, hype-nya kuat, dan harganya sedang naik,” ujar Pranata dalam Paparan Kinerja BCA Syariah 2025 di Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Data perusahaan menunjukkan performa yang impresif. Hingga akhir Desember 2025, pembiayaan emas BCA Syariah menyentuh angka Rp520 miliar. Angka ini meroket tajam sebesar 238,16 persen secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan posisi 2024 yang sebesar Rp154 miliar.
"Dari tren yang kami lihat, ketika harga emas naik, permintaan atau pencairan emas juga ikut naik,” imbuhnya.
Tak ingin kehilangan momentum, BCA Syariah terus memperluas ekosistem bisnis emasnya. Selain memperkuat kolaborasi dengan pemain lama seperti Galeri24 dan Pegadaian, perseroan juga menggandeng mitra baru seperti Harta Dinata dan UBS.
“Ke depan, kerja sama dengan UBS di Surabaya juga sedang kami jajaki. Jadi kolaborasi dengan mitra emas akan terus kami tingkatkan,” tegas Pranata.
Meski tengah berada di atas angin, aspek kehati-hatian tetap menjadi prioritas. Direktur Risk Management BCA Syariah, Eduard Guntoro Purba, menekankan pentingnya mitigasi risiko di tengah ketidakpastian ekonomi global.
“Kami sadar, kalau terjadi penurunan harga emas yang signifikan, itu bisa berujung ke market risk dan credit risk,” tutur Eduard.
Baca Juga: Anak Muda Wajib Tahu! 5 Tips Investasi Emas Jaminan Masa Depan Berkelas
Ia menambahkan, BCA Syariah berkomitmen memberikan edukasi kepada nasabah agar investasi yang dilakukan tetap sesuai dengan prinsip syariah dalam menjaga harta (hifzhul maal).
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Antisipasi Mudik Lebaran 2026, KSOP Tanjung Wangi Siagakan 55 Kapal di Selat Bali
-
Skandal Ribuan Kontainer China: Mafia Impor Diduga Gerogoti Institusi Bea Cukai
-
Kinerja 2025 Moncer, Analyst Rekomendasikan 'BUY' Saham BRIS
-
BPDP Akui Produktivitas Sawit Indonesia Kalah dari Malaysia
-
Pemerintah Umumkan Jadwal WFA Periode Ramadan-Lebaran, Berlaku buat ASN dan Swasta
-
Wamenkeu Juda Agung Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 5,6 Persen di Kuartal I 2026
-
Pemerintah Siapkan Rp 11,92 Triliun untuk Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng
-
8 Tips Kelola Reksadana saat Pasar Turun agar Investasi Tetap Cuan
-
IHSG Hari Ini Lagi Semringah, Naik 1,24% dan 578 Saham Melesat
-
Danantara Setiap Hari Guyur Pasar Modal, Ke Saham Apa?