- Bank Mandiri Taspen memperkuat ekosistem pensiunan melalui Tiga Pilar Mantap meliputi sehat, aktif, dan sejahtera.
- Pilar Sehat mencakup senam rutin diikuti 69.000 nasabah dan 193 klinik kesehatan gratis di Indonesia.
- Pilar Sejahtera berfokus pada pemberdayaan ekonomi melalui kewirausahaan didukung program digitalisasi dan ekspor.
Suara.com - Bank Mandiri Taspen memperkuat ekosistem pensiunan di Indonesia dengan menghadirkan layanan perbankan yang inklusif dan berkelanjutan. Perseroan tidak hanya berfokus pada layanan keuangan, tetapi juga mendampingi purna bakti agar tetap sehat, aktif, dan sejahtera.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui implementasi Tiga Pilar Mantap sebagai fondasi utama pelayanan Bank Mandiri Taspen kepada nasabah pensiunan di berbagai daerah. Pendekatan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pensiunan secara menyeluruh, mulai dari aspek kesehatan, sosial, hingga pemberdayaan ekonomi.
Direktur Utama Bank Mandiri Taspen Panji Irawan menegaskan hubungan dengan nasabah dibangun dalam jangka panjang, bukan sekadar transaksi perbankan.
"Sebelas tahun ini bukan hanya soal angka, tetapi juga soal makna kebersamaan dengan para nasabah, dan seluruh pihak yang mendukung kami terus bertumbuh," ujar Panji.
Melalui Pilar Mantap Sehat, Bank Mandiri Taspen mendorong gaya hidup sehat bagi pensiunan lewat kegiatan senam rutin bulanan yang telah diikuti lebih dari 69.000 nasabah hingga 2025.
Selain itu, tersedia 193 klinik kesehatan tanpa biaya di seluruh Indonesia guna memastikan akses layanan kesehatan bagi purna bakti. "Bank Mandiri Taspen akan kuat, jika nasabahnya juga kuat dan sehat," jelas Panji.
Pada Pilar Mantap Aktif, Bank Mandiri Taspen mendorong pensiunan tetap produktif dan bersosialisasi melalui berbagai kegiatan sosial dan komunitas. Salah satu program unggulan adalah Mantap Cooking Club yang kini memiliki sekitar 14.000 anggota, selain berbagai komunitas lain yang mempererat kebersamaan nasabah.
Sementara itu, Pilar Mantap Sejahtera difokuskan pada pemberdayaan ekonomi pensiunan melalui kewirausahaan. Bank Mandiri Taspen mendampingi nasabah mengembangkan usaha di berbagai sektor, mulai dari batik, hidroponik, hingga budi daya lobster.
Upaya ini diperkuat melalui program Warung Mantap Sejahtera, agen kurir, usaha frozen food, serta Mantapreneur Naik Kelas yang dilengkapi pembekalan digital marketing dan strategi ekspor.
Baca Juga: Layanan Perbankan Kini Bisa Diakses Lewat Smartwatch
"Melihat produk karya nasabah kami menembus pasar luar negeri adalah kebanggaan tersendiri. Ini membuktikan bahwa pensiunan tetap bisa berkarya dan berdaya saing," tambah Panji.
Selain penguatan ekosistem secara langsung, transformasi digital juga menjadi bagian dari strategi Bank Mandiri Taspen. Perseroan mendorong pemanfaatan aplikasi mobile banking Movin untuk memudahkan nasabah melakukan absensi dan pembayaran berbagai kebutuhan bulanan tanpa harus datang ke kantor cabang.
"Kami pastikan layanan kami akan semakin dekat dengan para nasabah, sehingga tidak perlu ke luar rumah dalam melakukan transaksi," pungkas Panji.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Pandu Sjahrir: Moodys Hanya Minta Kejelasan Arah Kebijakan Pemerintah
-
Kemenhub Deadline Kapal Penyeberangan: Bereskan Izin atau Dilarang Mudik
-
Kilau Emas Menggoda, Pembiayaan BCA Syariah Melesat 238 Persen
-
Antisipasi Mudik Lebaran 2026, KSOP Tanjung Wangi Siagakan 55 Kapal di Selat Bali
-
Skandal Ribuan Kontainer China: Mafia Impor Diduga Gerogoti Institusi Bea Cukai
-
Kinerja 2025 Moncer, Analyst Rekomendasikan 'BUY' Saham BRIS
-
BPDP Akui Produktivitas Sawit Indonesia Kalah dari Malaysia
-
Pemerintah Umumkan Jadwal WFA Periode Ramadan-Lebaran, Berlaku buat ASN dan Swasta
-
Wamenkeu Juda Agung Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 5,6 Persen di Kuartal I 2026
-
Pemerintah Siapkan Rp 11,92 Triliun untuk Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng