Suara.com - Memiliki rumah pribadi merupakan impian banyak orang, terutama mereka yang sudah bekerja dan berpenghasilan setiap bulannya.
Harga rumah yang tinggi jadi alasan sebagian besar orang menjadikan aset yang satu ini sebagai bentuk pencapaian, sekaligus sebagai investasi.
Namun pada kenyataannya, harga yang tinggi ini juga kerap menjadi kendala tersendiri untuk kebanyakan orang yang ingin membeli rumah, terutama jika ternyata penghasilan bulanan tidak terlalu besar.
Jika menilik harga rumah yang tidak murah, wajar saja bila Anda berniat untuk membelinya dengan cara mencicil.
Proses ini juga terbilang berat, mengingat Anda akan dikenakan sejumlah uang muka (DP) yang juga tidak sedikit, jumlahnya bahkan bisa saja mencapai puluhan juta rupiah, tergantung harga rumah yang akan dibeli nanti.
Namun meski begitu, Anda bisa saja melakukan pembelian rumah ini dengan langkah yang tepat sejak awal. Sehingga Anda bisa mewujudkan keinginan punya rumah, bahwa hanya dalam satu tahun ke depan.
Pastikan Anda melakukannya dengan langkah-langkah yang tepat, sehingga rumah idaman bukan hanya sekadar impian semata saja.
Lalu, bagaimana caranya? Berikut cara bisa punya rumah dalam setahun seperti dikutip dari Cermati.com.
1. Berhemat dan Buat Alokasi Dana Khusus
Baca Juga: BJ Habibie dan Ainun Cicil Rumah Mewahnya di Patra Jasa Selama 20 Tahun
Pembelian rumah akan membutuhkan dana yang cukup besar, sehingga sangat penting bagi Anda mempersiapkan kondisi keuangan untuk urusan yang satu ini.
Persiapan ini bahkan akan menjadi semakin dibutuhkan, jika ternyata Anda melakukan pembelian secara kredit.
Cicilan yang panjang akan menjadi beban dalam keuangan untuk waktu yang lama. Jadi pastikan keuangan Anda siap untuk mengatasinya.
Mulailah dengan sebuah rencana keuangan yang tepat dan masuk akal, di mana Anda bisa memenuhi kebutuhan dan mengalokasikan sejumlah dana tabungan ke dalam rekening khusus untuk pembelian rumah ini.
Tentukan nominal ataupun persentase tepat yang wajib Anda sisihkan, dan jangan lupa pisahkan dana ini dalam rekening khusus, sehingga tidak tercampur dengan dana lainnya. Lakukan penghematan di dalam keuangan, agar dana yang terkumpul semakin besar.
2. Ajukan Kartu Kredit dan Perbaiki Skor Kredit
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
Terkini
-
Rupiah Berbalik Loyo di Senin Sore ke Level Rp 16.800/USD
-
Saham BUMI ARB Meski Ada yang Borong, Apa Penyebabnya?
-
OJK Buka Suara soal Pengganti Ketua dan Wakil Ketua, Ini Penjelasannya
-
Airlangga Siapkan Rp 13 Triliun untuk Insentif Ramadan dan Lebaran 2026
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Epstein Minta Bantuan Israel untuk Caplok Aset dan Tambang Libya
-
5 Fakta Diskon Iuran BPJS Ketenagakerjaan 2026 hingga 50 Persen, Wajib Diketahui Ojol hingga Sopir
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Pertemuan Singkat dengan Kakak Putih Biru, Awal Perubahan Besar Ibu Murni
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi