Suara.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump ingin mengakhiri perang dagang dengan China, yang menyebabkan ekonomi global terguncang.
"Saya pikir ini (negosiasi) berjalan sangat baik. Saya akan mengatakan, saya pikir itu (negosiasi) berjalan dengan sangat baik," kata Trump sebelum meninggalkan Washington untuk kampanye di Minnesota, seperti dilansir cnbc.com, Jumat (11/10/2019.
"Jadi kami melakukan negosiasi yang sangat-sangat baik dengan Cina. Mereka akan berbicara sedikit, tetapi pada dasarnya mereka mengerti dan kita akan melihat mereka besok di sini." tambah Trump.
Ketika Trump berbicara sekitar jam 4:30 siang. ET, diskusi hari itu berakhir saat negosiator bersiap untuk makan malam.
SPDR S&P 500 ETF Trust, yang dirancang untuk melacak indeks S&P 500, naik setelah perdagangan jam setelah komentar Trump. Bursa berjangka naik pada Kamis malam, menunjukkan sedikit kenaikan pada hari Jumat.
Kedua pihak melanjutkan pembicaraan di Washington setelah seminggu meningkatnya ketegangan. Washington dan Beijing berharap untuk mengakhiri konflik yang ditandai oleh tarif yang ditampar ratusan miliar dolar dalam barang.
Diskusi itu datang hanya beberapa hari sebelum batas waktu 15 Oktober ketika AS berencana untuk menaikkan bea masuk barang-barang China setidaknya US$250 miliar menjadi 30% dari 25%.
Menteri Keuangan Steven Mnuchin dan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer memimpin tim negosiator Amerika selama diskusi hari Kamis. Wakil Perdana Menteri Tiongkok Liu He memimpin delegasi dari Beijing.
Baca Juga: Perang Dagang Masih Buat Rupiah Tak Berdaya Lawan Dolar AS
Berita Terkait
-
Perang Dagang Mengkhawatirkan, Rupiah Tak Berdaya Lawan Dolar AS
-
Trump Ancam Hancurkan Ekonomi Turki, Ankara Tetap Nekat Mau Serang Suriah
-
Ini Alasan Trump Desak NASA Pilih Terbang ke Mars Dibanding ke Bulan
-
Disalip Donald Trump, Wajah Kesal Greta Thunberg Viral
-
Wow, Hotel Milik Donald Trump Didaulat Jadi yang Terbaik di Dunia
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Alasan Teh Sari Wangi 'Dijual' Unilever (UNVR) ke Grup Djarum
-
Ada Aturan Baru Bansos, Begini Cara Update Desil Agar Tetap Terima Bantuan
-
Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut, KLH Pastikan Gugatan ke PTAR Terus Berjalan
-
Mulai 2028, Bensin Wajib Dicampur Etanol 20 Persen
-
Kepala BGN: Program MBG Dongkrak Penjualan Motor jadi 4,9 Juta Unit pada 2025
-
Jelang Imlek dan Ramadan, Pertamina Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg
-
24 Perusahaan Lolos Seleksi Tender Waste-to-Energy, Lima Diantara Asal China
-
Bahlil Tegas soal Pemangkasan Produksi Batubara dan Nikel 2026: Jangan Jual Harta Negara Murah
-
Wujudkan Asta Cita, BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
Susul Bauksit, Bahlil Kaji Larangan Ekspor Timah Mentah