Suara.com - Jelang pelantikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin pada 20 Oktober 2019 mendatang hal yang paling ditunggu adalah susunan menteri-menteri kabinet kerja yang bakal jadi pembantu Presiden.
Dalam pemilihan menteri-menteri ini, Jokowi diminta memilih Menteri yang berani, menyerang dan punya strategi terobosan dalam mengeksekusi setiap keinginan dan program Presiden.
"Kita perlu kejelasan strategi. Baru dari situ turunkan program-program. Oh ini cocok menterinya kayak gini nih. Kita pengen strateginya menyerang. Kita butuh sosok-sosok menteri yang berani punya gagasan dan terobosan," kata Piter Redjalam Abdullah Ekonom Centre of Reform on Economics (CORE) di Hotel Westin, Kamis (17/10/2019) kemarin.
Ibarat Pemain bola, lanjut Piter susunan line-up dan startegi menteri-menteri harus jelas dalam setiap menjalankan instruksi Presiden. Siapa yang jadi 'coach' siapa yang jadi 'owner'.
"Saya selalu mengibaratkannya bola kaki. Seharusnya bayangan saya dalam kabinet. Menko harusnya seperti coach, manager dia yang punya strategi. Pak Presiden Owner. Menteri Keuangan harusnya jadi kapten, dia yang harus menjelaskan karna dia menjalankan semua kementerian, yang punya anggaran dia, yang nyusun dia. Yang eksekusi dia," katanya.
Piter pun bilang sosok sentral dari susunan kabinet kerja nanti adalah posisi Menko Perekonomian dan Menteri Keuangan.
"Saya fokus di Menko Perekonomian dan Menteri Keuangan. Dua sosok inilah yag paling sentral mau kemana. Kalau dua ini kuat, relatif yang lain bisa merangkul dan menyinergikan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Profil PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dan Pemilik Sahamnya
-
Bank Mandiri Jalankan 1.174 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sepanjang 2025
-
Klasterku Hidupku BRI Jadi Penggerak UMKM Panaba Banyuwangi
-
Danantara Segera Mulai Pembangunan Pabrik Bioetanol di Banyuwangi
-
Kementerian PU Angkut 698 Ton Sampah dari Aceh
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono
-
Profil Shinhan Sekuritas, Digeledah Polisi Imbas Dugaan Saham Gorengan
-
Merger Trio Anak Usaha Pertamina Dikebut
-
Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi