Suara.com - Mengawali November, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal kembali mengalami koreksi wajar setelah penutupan Kamis (31/10/2019) kemarin melemah 1,07 persen di level 6.228.
Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama melihat secara teknikal MACD berada di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral.
Di sisi lain, terlihat downward bar yang mengindikasikan masih adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke support terdekat.
"Support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.193 hingga 6.141. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 6.304 hingga 6.342," ujar Muhammad Nafan Aji Gusta Utama dalam riset hariannya, Jumat (1/11/2019).
Sementara Analis KGI Sekuritas, Yuganur Wijanarko mengamati meskipun terkoreksi, IHSG tak akan melemah hingga level 6.020 dan akan tetap melaju di kisaran level 6.200.
"Keberhasilan IHSG untuk menutup akhir bulan Oktober di atas 6.200 merupakan indikasi bahwa risiko untuk terjadi penurunan lebih lanjut ke 6.020 di bulan November cukup minim dan arah pasar lebih cenderung untuk naik menguji resistance atas di 6.300-6.350-6.400," kata Yuganur Wijanarko.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
Pilihan
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
Terkini
-
Profil Saham AYLS: Emiten yang Baru Saja Transaksi Akuisisi Jumbo
-
Rel Terendam Banjir, Ini Daftar 38 Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan
-
Investor Asing Bawa Kabur Dananya Rp 7,71 T dari RI di Minggu Kedua Januari
-
Target Harga BRMS Menurut Para Analis Saham
-
Site Bitcoin Lama Bernilai Ratusan Triliun Rupiah Bisa Dipecahkan AI dalam Waktu Dekat
-
Kantor Bising Bikin Pusing? Geser SLED, Fokus Jadi Hening
-
Eropa Balas Trump Imbas Konflik Greenland, Perdagangan Produk AS Dibatasi Ketat
-
Mekanisme Saham Penunggak Pajak Disita Negara, Cek Solusinya
-
Dukung Net Zero Emission, Kilang Balikpapan Resmi Produksi BBM Standar Euro 5
-
Kerugian Ekologis dan Ancaman Ekonomi: PETI Jadi Pemicu Utama Banjir Bandang di Pohuwato