Suara.com - Pemerintah kembali menurunkan suku bunga subsidi Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi enam persen per tahun dari semula tujuh persen. Selain itu, total plafon KUR juga ditingkatkan dari Rp 140 triliun menjadi Rp 190 triliun.
Tetapi ternyata yang berperan dalam menurunkan suku bunga subsidi KUR bukan dari sisi pemerintah, tetapi yang menurunkan adalah para perbankan yang mengikuti suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) yang lebih dulu turun.
"Subsidi bunga dari pemerintah tidak berubah. Kan sudah ada di APBN. Bunganya turun dari tujuh persen menjadi enam persen. Dari perbankannya yang menurunkan bunganya, subsidi pemerintah tetap," kata Direktur Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu Andin Hadiyanto saat ditemui di Kemenko Perekonomian Jakarta pada Selasa (12/11/2019).
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta perbankan untuk menurunkan suku bunga kredit. Hal itu disampaikan Jokowi saat acara Indonesia Banking Expo 2019 beberapa waktu lalu.
Jokowi bilang sejumlah negara telah menurunkan suku bunganya. Begitu juga dengan Bank Indonesia yang telah menurunkan suku bunga acuannya, tetapi penurunan ini tidak diikuti oleh para Industri perbankan.
"Saya mengajak untuk memikirkan secara serius untuk menurunkan suku bunga kredit. Ini saya tunggu," ujar Jokowi di depan direksi perbankan yang hadir kala itu.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berharap perubahan kebijakan KUR ini diharapkan mendorong percepatan pertumbuhan UMKM di Indonesia, mengingat begitu penting dan strategisnya peran UMKM bagi perekonomian Indonesia.
Data BPS 2017 menunjukkan total unit usaha UMKM mencapai 99,9 persen dari total unit usaha. Selain itu, penyerapan tenaga kerjanya sebesar 96,9 persen dari total penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Jika ditinjau dari kontribusi terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) pun, UMKM menyumbang hingga sebesar 60,34 persen.
“KUR ini didorong untuk semua sektor, tapi kita akan fokus membangun KUR berbasis kelompok atau klaster, karena akan lebih efisien untuk perekonomian,” kata Menko Airlangga.
Baca Juga: Bunga KUR Turun 1 Persen, Bukan untuk Individu Tapi Kelompok
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Harga Emas Melemah Setelah Sempat Kembali ke Level 5.000 Dolar AS
-
Cara Update Data Desil DTKS 2026 Agar Dapat Bansos
-
Apa Itu 'Saham Gorengan'? Ramai Dibahas Imbas Kasus PIPA dan MINA
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
IES 2026 Menjadi Ruang Dialog Ekonomi, Energi, dan Daya Saing Indonesia
-
Kemenperin Akui Baja China Jadi Masalah di Indonesia
-
Permintaan Obligasi Indonesia Turun ke Titik Terendah dalam Setahun Terakhir
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Pertamina Gagalkan Pencurian 10 Ton Minyak Mentah di Prabumulih
-
Arief Muhammad Rambah Bisnis Baru, Portofolio Usaha Makin Besar