Suara.com - Bagi sebagian orang, menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah suatu hal yang diidam-idamkan. Bagaimana tidak, jika lolos menjadi PNS, hingga tua bisa terus digaji oleh pemerintah.
Tak heran jika orang berlomba-lomba untuk mendaftar dan mengikuti tes CPNS yang menguras waktu dan tenaga. Bagi mereka yang lolos bisa membuat mereka berbangga diri.
Namun, bagaimana halnya untuk mereka yang tak lolos tes CPNS? Sedih sudah barang tentu dialami. Tapi jangan sedih dulu, ternyata masih banyak profesi yang bisa menunjang hari tua.
Pengusaha
Dilansir dari Moneysmart.id, menjadi pengusaha ternyata lebih menggiurkan ketimbang jadi PNS. Tapi untuk bisa menjadi pengusaha sukses membutuhkan pengorbanan dulu.
Jatuh bangun adalah hal yang biasa, kadang dagangan laris, kadang juga sepi. Tapi itulah salah satu kiat untuk sukses.
Setelah sukses, pendapatanmu per bulannya bahkan bisa melebihi gaji dan tunjangan pegawai negeri. Selain gaji, waktu kerjanya juga lebih fleksibel, kamu bisa berangkat kerja kapanpun dan dimanapun.
Kalau pegawai kan harus masuk pagi dan pulang sesuai waktunya, kadang kalau ada lemburan baliknya larut malam.
Pegawai BUMN
Kalau kamu gak berhasil jadi PNS, kamu bisa bekerja di perusahaan milik negara alias BUMN. Bekerja menjadi pegawai BUMN saat ini sudah enak, baik dari segi karier maupun pendapatannya.
Baca Juga: Jelang Tes CPNS, Begini Suasana Pasar Jimat di Rawa Bening Jakarta
Soal gaji pokok di BUMN biasanya lebih besar ketimbang gaji pokok PNS. Selain itu tunjangannya juga melimpah, ada BUMN yang memberikan gaji lebih dari 15 kali dalam satu tahun untuk pegawainya.
YouTuber
Profesi YouTuber belakangan ini tengah digandrungi banget di kalangan masyarakat Indonesia bahkan dunia. Bagaimana tidak, pendapatan yang didapatkan bisa jauh lebih besar berkali-kali lipat dari pegawai negeri! Dengan catatan, mereka memiliki banyak subscriber dan viewer.
Di Indonesia sendiri ada Atta Halilintar, yang penghasilan per bulannya bisa mencapai Rp 1,8 miliar, kemudian ada Raditya Dika yang diperkirakan meraup cuan Rp 1,2 miliaran per bulan, dan masih banyak lagi Youtuber sukses lainnya.
Kalau kamu memiliki keahlian di dalam membuat video, gak ada salahnya untuk terjun ke dunia ini. Tapi, kamu harus memikirkan dulu konten apa yang mau kamu suguhkan dan bisa menarik banyak penonton.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!
-
Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru