Suara.com - Anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) yakni PT Pupuk Kaltim dan PT Petrokimia Gresik menerima penghargaan tertinggi dalam kancah industri pupuk dunia.
Penghargaan International Fertilizer Association (IFA) - Industry Stewardship Champions tersebut diberikan dalam ajang IFA Strategic Forum yang diselenggarakan di Versailles, Perancis.
Adapun penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Mostafa Terrab, Vice Chairman dari IFA dan diterima langsung oleh Direktur Utama PT Pupuk Kaltim Bakir Pasaman dan Direktur Keuangan, SDM dan Umum PT Petrokimia Gresik Dwi Ary Purnomo.
Penghargaan IFA Industry Stewardship Champions ini diberikan kepada 34 perusahaan pupuk dunia yang telah memperoleh sertifikat IFA Protect and Sustain, serta menjalankan bisnis dan operasional perusahaan sesuai dengan standar-standar IFA di bidang keselamatan dan pengelolaan lingkungan.
"Prestasi ini merupakan wujud pengakuan atas kesuksesan perusahaan menjadi industry leader yang ditinjau dari kapasitas dan peranannya dalam memasok produk ke pasar internasional sesuai dengan kualitas yang diharapkan para pelaku pasar dunia," kata Direktur Utama Pupuk Kaltim, Bakir Pasaman dalam keterangannya, Rabu (20/11/2019).
Sementara itu, Direktur Keuangan, SDM dan Umum Petrokimia Gresik Dwi Ary menambahkan, penghargaan Industry Stewardship Champions yang dicapai tersebut memberikan makna bahwa pihaknya telah baik dalam mengimplementasikan prinsip SHE (Safety, Health, Environmental).
Terlebih, hal tersebut diakui oleh lembaga internasional dengan benchmarking industri pupuk kelas dunia.
"Implementasi prinsip SHE merupakan bagian utama bagi Petrokimia Gresik untuk memastikan kesinambungan usaha perusahaan di masa depan," ujar dia.
IFA sendiri merupakan organisasi pupuk internasional yang menaungi industri dan perusahaan pupuk di seluruh dunia, dengan jumlah 480 anggota dari 48 negara.
Baca Juga: KPK Periksa Komisaris PT Humpuss Terkait Kasus Suap Distribusi Pupuk
IFA strategic forum yang digelar di Versailles, mengambil tema High Level Forum of Sustainable Plant Nutrition, dan memfokuskan diri pada pembahasan peran industri pupuk dalam pemberian pasokan nutrisi pada tanaman dan hasil panen.
Sertifikat Protect and Sustain Award telah diraih Pupuk Kaltim pada Juni 2017, sementara PT Petrokimia Gresik dan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang meraih sertifikat dan penghargaan serupa pada November 2018.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
Terkini
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek