Dalam ajang tersebut, pidato pembuka disampaikan Mantan Menkominfo Rudiantara, Direktur Digital, Teknologi Informasi dan Operasi BRI Indra Utoyo, Dosen WASEDA Business School Akie Iriyama dan VP Regional Business Head Grab Halim Wijaya.
Dalam kesempatan tersebut, finalis juga diberikan kesempatan untuk bertemu dengan beberapa investor dan perusahaan-perusahaan, termasuk NTT dan mitra-mitra strategisnya pada hari kedua, tanggal 21 November 2019.
“Ide yang paling menarik dan solusi yang sangat dekat dengan keseharian masyarakat di Asia serta percepatan eksekusi dan memiliki daya tarik investasi adalah kata kunci yang ideal untuk menggambarkan profil pemenang,” tambah Kinebuchi.
NTT Startup Challenge 2019 menyediakan total hadiah sebesar USD 10.000. Pemenang pertama yaitu nodeflux mendapat hadiah USD 5.000, Modal Rakyat sebagai pemenang kedua yang mendapatkan USD 3.000 dan Awan Tunai mendapat USD 2.000.
Kemudian, Outside yang memenangkan Panasonic Game Changer Catapult Award dan Modal Rakyat kembali memenangkan Orange FAB Award serta diberikan kesempatan untuk menggunakan infrastruktur TIK yang disediakan oleh NTT secara cuma-cuma.
SVP Business Planning NTT Ltd Shigeki Hayashi berharap akan terjadi kesinambungan inovasi yang terus dikembangkan oleh para pemenang dan akhirnya menginspirasi ekosistem usaha rintisan di Asia Tenggara.
"Dengan memberikan akses kepada para pemenang ke solusi teknologi cerdas NTT dan sumber pendanaan, maka program ini akan membantu percepatan terciptanya banyak solusi berbasis 4.0 di Indonesia dan Asia Tenggara,” katanya
Untuk selanjutnya, NTT akan menyelenggarakan NTT Startup Challenge pada tahun 2020 di Indonesia dan di dua negara lainnya di Asia Tenggara. Kontes pemaparan singkat ide diselenggarakan sekitar bulan September 2020.
“Kami mengundang semua perusahaan-perusahaan rintisan untuk bergabung dengan program NTT di 2020. Kami berharap dapat melihat dan mendengarkan gagasan-gagasan dan solusi-solusi yang segar dan terbaik yang akan diberikan di tahun 2020 mendatang,” tutur Kinebuchi.
Baca Juga: Gojek Xcelerate Latih 10 Startup yang Semua Foundernya Perempuan
Berita Terkait
-
Travelio Raih Pendanaan Rp 250 Miliar dari Investor Asing
-
Accurate Bantu UKM Naik Kelas dengan Penataan Laporan Keuangan
-
Gojek Xcelerate Latih 10 Startup yang Semua Foundernya Perempuan
-
Startup Agritech MSMB Raih Juara dalam Kompetisi IPIEC di Malaysia
-
Palapa Ring Akan Dorong Kelahiran Startup Unicorn Baru dalam 3 Tahun
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?
-
Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor
-
Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel
-
Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari
-
Purbaya Umumkan Defisit APBN Rp 164,4 Triliun per April 2026, Sentil Prediksi Ekonom
-
Ada Apa? Prabowo Paparkan APBN 2027 Besok Pagi, Bukan 16 Agustus
-
BUMN RI Mulai Ekspor Keahlian Energi Terbarukan ke Luar Negeri
-
Bio Farma Perkuat Ekosistem Halal demi Dongkrak Daya Saing Industri Kesehatan
-
Rupiah Anjlok, Bahlil: Doain BBM Subsidi Tak Naik Harga
-
Gelar Donor Darah, Solidaritas Sosial Jadi Wajah Budaya Kerja PNM