Suara.com - Tagar #BPJSJemputbola sempat meramaikan jagat media sosial. Dari unggahan informasi akun Twitter resminya, BPJS Kesehatan memang tengah mengoptimalkan akses pelayanan melalui program Mobile Customer Service (MCS).
“Kami meningkatkan pelayanan MCS. Petugas BPJS Kesehatan membuka layanan administrasi kepesertaan keliling dengan mobil. Setiap hari, teman-teman di kantor cabang memiliki jadwal melakukan pelayanan di tempat-tempat umum, seperti kantor kelurahan atau kecamatan, pasar atau pusat keramaian. Di MCS, kami juga membuka akses bagi masyarakat yang mau melakukan perubahan kelas rawat,” kata Kepala Humas BPJS Kesehatan, M. Iqbal Anas Ma’ruf.
Ia menambahkan, MCS dapat melayani seluruh administrasi kepesertaan BPJS Kesehatan, mulai dari pendaftaran peserta baru, pencetakan kartu peserta, perubahan data kepesertaan seperti pindah fasilitas kesehatan, perubahan kelas perawatan, penambahan anggota keluarga, pemberian informasi dan pengaduan.
Lebih jauh Iqbal juga menjelaskan, terhitung 9 Desember 2019 sampai 30 April 2020, peserta mandiri yang ingin turun kelas rawatan bisa dilakukan, tanpa perlu syarat sudah berada di kelas yang lama selama 1 tahun. Dalam aturan sebelumnya, syarat turun kelas bagi peserta mandiri adalah 1 tahun.
“Dalam kurun waktu tersebut, peserta juga diperbolehkan turun dua tingkat dari kelas perawatan yang lama, dan seluruh anggota keluraga dalam 1 KK (Kartu Keluarga) yang terdaftar peserta mandiri juga mengikuti kelas rawatan yang sama. Tapi ingat dalam periode tersebut, hanya boleh 1 kali mengubah kelas perawatan. Masyarakat bisa menggunakan salah satunya kanal MCS atau kanal pelayanan lain, ” tambah Iqbal.
Respons warganet terhadap program inipun beragam. Seperti akun @AldyTigor yang memberikan apresiasi terhadap komitmen BPJST Kesehatan dalam memberikan pelayanan.
“Awalnya, saya pikir mereka cuma formalitas aja, ternyata pelayanannya sama kaya di kantor, sama sama ramah, lengkap, dan informatif, salut. #bpjsjemputbola,” tulisnya.
Hal senada juga ditulis oleh akun @dollyysk.
“Wah ini, lagi dilayanin nih ibunya oleh tim MCS. Enak ya, ga antri, dekat dengan rumah, ga perlu keluar banyak ongkos ke Kantor BPJS Kesehatan. Makasihloh mas nya, udh mau mampir ke Tempat ibu nya. #BPJSJemputBola #TerimakasihBPJS,” katanya.
Baca Juga: Agar Klaim BPJS Kesehatan Lancar, PERSI Gelar Pelatihan Coding di RS
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Penerima Beasiswa LPDP Kembalikan Dana ke Negara karena Tak Mengabdi, Per Orang Rp 1-2 Miliar
-
Bos LPDP: Anak Pejabat Boleh Terima Beasiswa
-
Tak Semua Huntap di Daerah Bencana Sumatera Rampung Sebelum Lebaran
-
Menteri PKP: 133.000 Rumah Subsidi Berdiri di Jateng dan Jatim di 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Pemerintah Ingatkan Industri Kualitas Genteng Harus Dijaga Dalam Program Gentengisasi
-
Fenomena Rojali-Rohana Disorot BPS, Sensus Ekonomi Mau Bongkar Aktivitas Tersembunyi
-
Pesan Dirut LPDP ke Alumni: Lu Pakai Duit Pajak, Ingat Itu!
-
China Jengah Kesepakatan Prabowo-Trump, Mau Cabut Investasi di Indonesia?
-
Kemenkeu Luruskan Pajak Digital RI & AS, Google-Netflix Tetap Kena Pajak