Suara.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau Bank BTN bersama pengembang PT Adhi Commuter Properti (ACP) menggelar program pamasaran Kredit Pemilikan Rumah maupun Apartemen (KPR/KPA) bertajuk Get Benefit To Do Everything.
Executive Vice President Non Subsidized Mortgage & Personal Lending Division (NSLD) Bank BTN Suryanti Agustinar mengungkapkan, sinergi antar BUMN ini bertujuan memacu bisnis properti yang mampu menopang pertumbuhan ekonomi nasional.
“Hingga saat ini industri properti masih menjadi salah satu sektor bisnis paling potensial dalam menggerakkan roda perekonomian. Sebab, ada lebih dari 172 subsektor ekonomi terkait yang turut bergerak bersama industri properti,” ujar Suryanti dalam keterangannya, Sabtu (14/12/2019).
Menurut Yanti sapaan akrabnya selama ini banyak masyarakat yang kesulitan transaksi hunian idaman lantaran keterbatasan akses terhadap pembiayaan. Karenanya, Bank BTN dan ACP hadir untuk menjawab problem tersehut.
“Melalui kerjasama ini, kami menawarkan kemudahan terhadap konsumen yang akan melakukan KPR/KPA pada proyek-proyek besutan ACP,” katanya.
Program Get Benefit To Do Everything menawarkan kemudahan bagi konsumen yang akan melakukan KPR/KPA Bank BTN untuk unit-unit hunian pada sejumlah proyek properti milik ACP.
Antara lain adalah uang muka (down payment/DP) 5% dan suku bunga kredit mulai dari 6.43% fixed 1 tahun selama program berlangsung.
“Selain itu, konsumen juga akan dibebaskan dari beban biaya Provisi, biaya administrasi, biaya appraisal dan biaya pengendapan dana (KPR Gaeesss) serta discount asuransi jiwa sebesar 20 persen. Dari kerjasama ini kami berharap bisa menambah komitmen kredit baru sedikitnya sebesar Rp 200 miliar hingga Maret 2020,” imbuh dia.
Direktur Utama ACP Indra Syahruzza menyebut, bahwa Program Get Benefit To Do Everything berlaku untuk delapan proyek properti yang dikembangkan perseroan yang tersebar di beberapa wilayah Jabodetabek, yakni Eastern Green, Royal Sentul Park, Gateway Park, Urban Signature, Oase Park, Cisauk Point, Green Avenue dan The Premiere MTH.
Baca Juga: Program Jokowi soal Rumah Murah Dibatasi, Penyaluran KPR Bakal Lesu
"Bank BTN merupakan mitra strategis kami yang telah banyak membantu pembiayaan properti besutan ACP. Hingga saat ini, pembiayaan properti yang digelontorkan BTN ke sejumlah proyek kami sudah mencapai sekitar Rp 1 triliun,” ungkap Indra.
Dia menambahkan, berbagai gimmick marketing yang ditawarkan melalui Program Get Benefit To Do Everything akan dapat mendongkrak penjualan menjelang tutup tahun.
“Kerjasama ini menjadi promo akhir tahun yang menggiurkan bagi konsumen. Saat ini progress penjualan kedelapan proyak kami sudah mencapai lebih dari 60% dari total unit yang ditawarkan pada masing-masing proyek,” pungkas Indra.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Ekonom Bongkar Biang Kerok Lemahnya Rupiah: Aturan DHE SDA Prabowo Terhambat di Bank Indonesia
-
Danantara Bakal Borong Saham, Ini Kriteria Emiten yang Diserok
-
Lobi Investor Asing, Bos Danantara Pede IHSG Rebound Besok
-
Danantara Punya Kepentingan Jaga Pasar Saham, Rosan: 30% 'Market Cap' dari BUMN
-
Profil PT Vopak Indonesia, Perusahaan Penyebab Asap Diduga Gas Kimia di Cilegon
-
Bos Danantara Rosan Bocorkan Pembahasan RI dengan MSCI
-
IHSG Berpotensi Rebound, Ini Saham yang Bisa Dicermati Investor Pekan Depan
-
Pengamat: Menhan Offside Bicara Perombakan Direksi Himbara
-
AEI Ingatkan Reformasi Pasar Modal RI Jangan Bebani Emiten
-
Bongkar Muat Kapal Molor hingga 6 Hari, Biaya Logistik Kian Mahal