Suara.com - Sunlight, brand dari Unilever Indonesia mengumumkan kolaborasinya dengan Amartha, sebuah platform peer-to-peer (P2P) lending untuk menjalankan program “Rahasia Usaha Lebih Cepat Untung” guna membantu para perempuan pelaku UMKM di wilayah pedesaan mendapatkan pendanaan sekaligus edukasi finansial yang memadai untuk memulai dan menjalankan usaha mereka.
Hingga akhir 2020 nanti, program ini memiliki target untuk memberikan manfaat kepada 80.000 perempuan yang tersebar di wilayah DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten dan Jawa Timur.
“Melalui langkah-langkah kecil namun konsisten, kami berkomitmen untuk memberikan kesempatan belajar dan mendorong potensi perempuan Indonesia di bidang wirausaha sehingga nantinya 5 juta perempuan Indonesia dapat menemukan dan mencapai impian mereka di tahun 2022,” kata Veronica Utami selaku Direktur Home Care Unilever Indonesia & Dirt is Good SEA-ANZ dalam keterangannya, Sabtu (21/12/2019).
Tak dapat dipungkiri, perempuan memiliki peran, semangat dan potensi yang sangat besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja di masa mendatang.
Namun, penelitian dari International Finance Corporation World Bank Group memaparkan bahwa 80% UMKM yang dimiliki perempuan belum memiliki akses pendanaan dari perbankan karena prosedur yang dianggap memberatkan.
Selain itu, Survei Nasional Literasi Keuangan (SNLIK) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2019 menunjukkan tingkat literasi keuangan di kalangan ibu dan perempuan di Indonesia masih relatif rendah, yaitu 36,13%.
Menyikapi masalah ini, Sunlight berkolaborasi dengan Amartha untuk menyebarluaskan materi edukasi “Rahasia Usaha Lebih Cepat Untung” pada setiap kegiatan rutin Amartha yang diadakan untuk para perempuan yang tergabung di dalam platform P2P landing-nya.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan para UMKM perempuan yang belum memanfaatkan layanan perbankan atau lembaga keuangan lainnya, dan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang minim untuk memulai ataupun mengelola usaha.
“Saat ini Amartha telah menyalurkan pendanaan Rp 1,72 triliun kepada lebih dari 364 ribu mitra yang merupakan perempuan pengusaha mikro di pedesaan. Amartha tidak hanya memberikan pendanaan kepada mitra, tetapi juga memberikan pendampingan dalam setiap pertemuan majelis yang dilakukan tiap minggunya. Pertemuan majelis ini menjadi ruang bagi Amartha untuk memberikan edukasi literasi keuangan dan kewirausahaan untuk mendorong perkembangan usaha yang dijalankan oleh mitra kami,” kata Andi Taufan Garuda Putra selaku CEO dan Founder Amartha.
Baca Juga: Sarinah Akan Dijadikan Pusat UMKM di Pertengahan 2020
Pertemuan rutin inilah yang dimanfaatkan Sunlight dan Amartha untuk memberikan berbagai materi edukasi dan konsultasi kewirausahaan sebagai nilai tambah bagi para peminjam dana.
Amartha sangat mengapresiasi kolaborasi ini, dan berharap dapat menjadi bekal bagi para peminjam dana untuk menjalankan usaha dengan lebih berkelanjutan.
Untuk memulai program ini, sepanjang bulan November 2019 lalu Sunlight telah melakukan pilot project berupa Training of Trainers (ToT) kepada ratusan agen Amartha yang tersebar di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya, bekerja sama dengan PERSADA: lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang konsultasi manajemen, community engagement dan komunikasi.
ToT ini terdiri atas 4 (empat) modul pelatihan, yaitu pertama, inspirasi usaha berupa panduan bagi para perempuan untuk memilih dan memulai suatu bidang usaha sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Kedua, keuangan berupa cara menghitung modal dan keuntungan secara efektif. Ketiga, jalur penjualan berupa berbagai tips untuk memperkuat jalur distribusi, serta keempat, kebersihan dan kerapihan berupa pengetahuan tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kerapihan diri, rumah dan tempat usaha untuk menjaring lebih banyak pelanggan.
Pengetahuan yang didapatkan oleh para agen ini mulai disebarluaskan kepada para peminjam dana sejak awal Desember lalu. Di setiap kuartal, Sunlight dan Amartha akan menjangkau 20.000 peminjam dana, hingga akhir 2020 nanti mencapai target 80.000 orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
OJK Bahas Rebalancing MSCI, Ada Saham yang Bakal Didepak dari IHSG?
-
Rebalancing MSCI Diumumkan Besok, Danantara Pede Pasar Modal RI Tak Turun Kasta
-
Pegadaian dan SMBC Indonesia Kembangkan Sustainable Financing Framework 2026 Berbasis ESG
-
Menkeu Purbaya Batal Aktifkan BSF: Kita Enggak Krisis
-
Sah! Menteri Bahlil Tunda Kenaikan Royalti Tambang Demi Jaga Iklim Investasi
-
Kenaikan Ongkos Kirim di Marketplace Tak Bisa Dibendung
-
Rupiah Masih Melemah, Bank Mulai Jual Dolar AS di kisaran Rp17.700
-
Viral Video Menkeu Bagi-bagi Dana Hibah di Tiktok, BRI Klarifikasi: HOAKS!
-
PT Pertamina Training and Consulting Gelar RUPS Tahun Buku 2025, Bertransformasi di Tengah Fluktuasi
-
Purbaya Hapus Kebijakan Tax Amnesty Sri Mulyani, Bahaya untuk Pegawai Pajak