Suara.com - Saham-saham teknologi dan bank di Asia mendominasi pilihan teratas untuk para analis di tahun 2019, karena saham-saham di wilayah ini menciptakan keuntungan yang besar untuk para investor sepanjang tahun ini.
Mengutip cnbc.com Selasa (31/12/2019) saham di China Daratan juga menguat tahun ini, dengan komposit Shanghai melonjak hampir 22 persen lebih tinggi dari awal tahun, sementara komponen Shenzhen meroket sekitar 43 persen.
Komposit Shenzhen juga mengikuti tren, naik sekitar 35 persen, Indeks Hang Seng Hong Kong, sementara itu, ditetapkan untuk berakhir tahun 2019 lebih tinggi dari awal tahun, sekitar 12 persen lebih tinggi, naik pada penutupan Jumat (27/12/2019) lalu.
Indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik di luar Jepang mencapai level tertinggi setahun sebelumnya di bulan Desember. Penilaian saham Asia, sementara itu, naik ke level tertinggi dua tahun berturut-turut pada bulan November, berdasarkan data Refinitiv.
Berikut adalah saham yang paling dicintai di Asia tahun ini.
Raksasa teknologi China, Alibaba adalah perusahaan yang paling dicintai di Asia, menurut data Refinitiv.
Pada bulan November, titan teknologi memulai debutnya di Hong Kong dalam penawaran umum perdana yang sangat dinanti-nantikan, dan mengumpulkan 1,12 miliar dolar AS dalam daftar sekunder. Itu adalah salah satu daftar terbesar di dunia tahun ini.
"Tencent yang terdaftar di Hong Kong berada di posisi kedua," kata Refinitiv seperti mengutip cnbc.com.
Dalam saham teknologi di tempat lain, Samsung Electronics asal Korea Selatan juga menjadi favorit.
Baca Juga: Jokowi Batal Tutup Perdagangan Saham Akhir Tahun BEI
Saham-saham bank di India juga mendominasi tempat teratas lainnya dalam daftar, termasuk Bank Negara India dan Bank ICICI, yang merupakan pemberi pinjaman terbesar di negara ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun