Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini, Senin (3/2/2020) kembali dibuka melemah, setelah pada perdagangan Jumat lalu ditutup anjlok hampir 2 persen.
Mengutip data perdagangan RTI, IHSG dibuka di level 5.920,96 turun 19,08 poin atau melemah 0,32 persen.
Melemahnya IHSG pada perdagangan kali ini juga diikuti memerahnya indeks LQ45 yang turun 10 poin atau 1,6 persen ke level 951,11.
Mengawali pembukaan perdagangan terdapat 33 saham menguat, 108 saham melemah, dan 126 saham stagnan.
Sementara itu nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka menguat 53 poin atau 0,39 persen ke level Rp 13.708 per dolar AS.
Analis pasar modal dari MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, stelah selama seminggu lalu, IHSG turun sebesar -3.15 persen disertai dengan Net Sell Asing Rp -2.35 triliun, sehingga selama bulan Januari IHSG turun sebesar -5.07 persen disertai Net Sell Investor Asing sebesar Rp -912.60 miliar.
Disamping itu lanjut Edwin cukup tajamnya penurunan EIDO sebesar -3.32 persen Jumat malam ditengah turunnya Bursa Asia seperti Nikkei -1.36 persen, Kospi -1.52 persen, STI -0.93 persen dan Shanghai turun sangat tajam -8 persen menambah beban berat bagi IHSG untuk turun Senin ini.
"Mengetahui IHSG berpeluang melanjutkan kejatuhannya dalam perdagangan Senin ini, tidak mengurangi antusias kami untuk tetap merekomendasikan investor melakukan trading harian atas saham dari Sektor Energi/Kimia, Retail, Infrastruktur, TI, Rokok, Logam dan Industri Dasar dalam perdagangan Senin," pungkasnya.
Baca Juga: Modal Asing yang Masuk ke Indonesia di 2019 Capai Rp 423,1 Triliun
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit
-
Indonesia Ditinggal Investor, Singapura Jadi Bursa Saham Terbesar Asia Tenggara
-
AI Mulai Ubah Cara Anak Muda Trading Saham di Indonesia
-
Gen Z Makin Akrab dengan Paylater, Tapi Belum Disiplin Investasi
-
Siap-siap! Purbaya Mau Patuhi Perintah Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai
-
BM Emas Hadirkan Layanan Buyback Online untuk Permudah Pelanggan
-
Tugas BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia Baru Pencatatan Ekspor
-
BTN Salurkan KPP Hampir Rp3 Triliun
-
Prabowo Minta Purbaya Ganti Pimpinan Bea Cukai, Singgung Kasus Era Orde Baru
-
Pemerintah Beri Insentif Pajak 0 Persen Bagi Eksportir SDA, Ini Syaratnya