Suara.com - Saat ini, PT Pos Indonesia (Persero) melakukan kerja sama dengan Ditjen Pajak (DJP), yang dimulai sejak 1 Januari hingga saat ini. Keduanya sepakat mendorong pertumbuhan penjualan meterai sebesar 27,8 persen dari realisasi penjualan tahun 2019.
Kerja sama kedua belah pihak telah terjalin sejak diberlakukannya UU Bea Meterai. Pos Indonesia mendapatkan tugas dari pemerintah, sebagai satu-satunya institusi yang melakukan pengelolaan dan penjualan benda meterai.
Hal itu berdasarkan Peraturan Pemerintah No 28 Tahun 1986 tentang Pengadaan, Pengelolaan dan Penjualan Benda Meterai. Bagi DJP, penerimaan dari benda meterai pada 2019 cukup memberikan kontribusi terhadap total penerimaan pajak.
Beberapa ketentuan yang telah dirumuskan bersama untuk meningkatkan target penerimaan penjualan benda meterai adalah penyusunan rencana kerja pengelolaan dan penjualan yang menjadi strategi dan acuan kerja bersama selama setahun, komitmen peningkatan kegiatan promosi penjualan, termasuk kegiatan pencegahan penyalahgunaan benda meterai yang tidak sah, upaya pemerataan distribusi benda meterai di seluruh wilayah Indonesia, serta melakukan kegiatan evaluasi yang terjadwal yang dilakukan oleh Pos Indonesia dan Ditjen Pajak.
Pos Indonesia dan DJP memiliki komitmen bersama untuk terus mempererat hubungan yang selama ini telah terjalin untuk mencapai target penjualan meterai 2020 sebesar Rp 5,23 triliun, sebanyak 919.503.753 keping.
Harapan ke depan, kerja sama antara DJP dan Pos Indonesia tidak semata-mata hanya dalam kegiatan pengelolaan dan penjualan benda meterai saja. Pos Indonesia, dengan layanan jasa dan produknya siap bersinergi mendukung proses bisnis DJP, sehingga target penerimaan pajak dan benda meterai tahun ini dapat tercapai.
Untuk mencapai tujuan tersebut, kantor-kantor regional Pos Indonesia akan terus berkolaborasi dengan jajaran di Kantor Wilayah DJP.
Berita Terkait
-
Masuk Era Digital, Pos Indonesia Mulai Hadirkan Layanan Posgiro Mobile
-
Peruri dan Pos Indonesia Kerja Sama Cetak Prangko dan Benda Filateli
-
Ulasan Pelanggannya Viral, Kantor Pos Adisucipto Tuai Pujian
-
Sebelum Meninggal, Habibie Pesan Prangko Perjalanan 8 Windu Cinta Ainun
-
Berinovasi, PT Pos Luncurkan Layanan Kirim Paket Sehari Sampai
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun
-
Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan
-
Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM
-
Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya
-
Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru