Suara.com - Ralali.com meluncurkan Kampanye Rehat (Ralali Peduli Kesehatan) sebagai kontribusi sosial terhadap dampak virus Covid-19 kepada masyarakat. Kampanye Rehat bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang virus Covid-19 dan pentingnya bergerak bersama dalam menekan penyebaran virus Covid-19 serta memberikan dukungan kepada garda depan penanggulangan Corona dan petugas pemberi layanan publik.
Chief Executive Officer (CEO) Ralali.com, Joseph Aditya menjelaskan, bahwa Ralali.com terus memantau perkembangan isu Covid-19 agar dapat memberi respon cepat dalam upaya membantu pemerintah menekan penyebaran serta dampak virus Corona tersebut.
Menurut Joseph, sekarang waktunya memberi perhatian lebih kepada masyarakat, terutama pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdampak pandemi Covid-19.
“Oleh karena itu, Ralali.com sangat mendukung program belanja jarak jauh yang dibuat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui teknologi dan aset yang dimiliki Ralali.com berupa berbelanja melalui aplikasi, sistem pembayaran yang lengkap dan armada Ralali Kargo untuk memperluas jangkauan,” jelas Joseph dalam keterangannya, Senin (6/4/2020).
Sebelumnya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengimbau warga agar berbelanja barang kebutuhan pokok tanpa harus mendatangi pasar.
Target utama Kampanye REHAT seiring pandemi Corona ini adalah pemerintah, masyarakat, petugas layanan publik, pengguna Ralali.com, BIG Agent, klien dan mitra.
Kampanye dilakukan dalam empat tahap, yaitu Movement Rehat, Donation RalalixPeduliSehat, Belanja Aman dari Rumah (Marketplace) dan Virus Removal Chamber (VRC) Deployment.
Fase Movement Rehat diawali dari internal Ralali.com, dimana para Ralalian diajak menyebarkan kesadaran mengetahui dampak dan cara pencegahan penyebaran virus Covid-19 serta cara termudah untuk memberikan dukungan kepada para garda depan dan masyarakat yang terpaksa bekerja di luar rumah. Fase pertama ini dijalankan paralel dengan fase dua.
Fase Donation RalalixPeduliSehat merupakan kelanjutan dari fase Movement Rehat. Setelah kampanye Rehat diangkat, fase berikutnya adalah Ralali.com bersama Ralalian mengajak masyarakat berpartisipasi memberi donasi melalui platform Ralali.com. Untuk penggalangan dan penyaluran dana, Ralali.com bekerja sama dengan Yayasan Peduli Sehat sebagai platform pengumpulan dana.
Baca Juga: Zona Merah Virus Corona, 6 Pasar di Depok Layani Belanja Online
Fase Belanja Aman dari Rumah (Marketplace) merupakan tahapan yang mengangkat “Belanja dari Rumah” dengan tujuan untuk menghadirkan solusi teknologi dari Ralali.com bagi warga, pemilik usaha rumahan, serta wirausaha kecil yang kesulitan memenuhi kebutuhan harian dan usaha karena terkena dampak virus Corona.
Pembeli dapat berbelanja secara online dan barang akan dikirim dengan protokol pencegahan penyebaran Corona agar pembeli merasa aman dan nyaman.
Fase terakhir, Virus Removal Chamber (VRC) Deployment at Epicentre dan Pendataan serta Pusat Informasi Deteksi dan Gejala Corona dilakukan oleh Ralali.com dan mitra dengan cara memasang bilik sterilisasi yang akan dipasang di tempat-tempat strategis di mana masih ada kegiatan di sekitarnya.
Selain itu, Ralali.com bekerja sama dengan aplikasi kesehatan YesDok untuk mendata serta memberi informasi kepada masyarakat terkait deteksi dan gejala Corona, pencegahan penyebaran, dan penanggulangan awal dengan menggunakan platform Ralali.com.
Data tersebut dapat digunakan pihak-pihak yang menjadi target pemeriksaan massal virus Covid-19. Tahap ini mulai diimplementasikan pada pekan pertama April 2020.
“Melalui kampanye Rehat, Ralali.com berharap dapat berpartisipasi memutus rantai penyebaran virus Covid-19, membantu konsumen melakukan belanja jarak jauh secara aman dan nyaman serta memfasilitasi masyarakat agar tetap dapat menjalankan usahanya secara online,” pungkas Joseph.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Batik Ciprat Buka Harapan Baru bagi Penyandang Disabilitas di Banyuwangi
-
Meki Nawipa: Pendapatan Daerah Papua Tengah Lampaui Target, PAD Tumbuh hingga 114,5 Persen
-
Ironi Pajak vs Korupsi: Kemewahan yang Dibayar dari Keringat Rakyat
-
Bank Neo Commerce Raup Laba Rp294,85 Miliar di Semester I-2026
-
Pembukaan MPLS, Orang Tua Siswa Terharu Anaknya Masuk Sekolah Rakyat
-
Petani Tembakau Ingatkan Pemerintah akan Ada 'Tsunami Ekonomi'
-
Pakar Beberkan Rahasia Merek Bertahan Puluhan Tahun di Tengah Persaingan Ketat
-
Streamlining BUMN Asuransi Digeber, IFG Mulai Susun Dasar Hukum Pemecahan Perusahaan
-
Nekat Tampil Usai Cedera, Pebalap Muda Indonesia Siap 'Siksa' Honda NSF250R di Sirkuit Sepang
-
Jejak Digital Diburu, Polisi Analisis Chat Terakhir Sutrimo Sebelum Tewas