Suara.com - PT Natura Nuswantara Nirmala (Nucleus Farma) salah satu perusahaan obat memberikan bantuan obat-obatan untuk membantu penyembuhan pasien Covid-19 atau Virus Corona ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Bantuan yang diberikan adalah suplemen Super Potent Antioxydant (SPA) merek Onoiwa dan Rafa Khomsah.
Bantuan diberikan langsung oleh Edward Basilianus, CEO Nucleus Farma kepada dr. Ina Rosalina, selaku Direktur Pelayanan Kesehatan Tradisional Kementerian Kesehatan.
Edward Basilianus menjelaskan keunggulan Onoiwa dan Rafa Khomsah. Onoiwa berarti ada ikan dalam bahasa Jawa dan saudara laki-laki dalam bahasa Jepang. Onoiwa dibuat dari ekstrak Ikan Gabus (Channa striata), ekstrak Temulawak (Curcuma xanthorrizha), dan ekstrak daun Kelor (Moringa oleifera).
"Ketiga kandungan tersebut menurut Edward Basilianus sudah biasa dimanfaatkan masyarakat Indonesia sebagai INAmed. Onoiwa dapat membantu proses pembentukan albumin dalam tubuh dan meningkatan imunitas tubuh secara cepat, sehingga mempercepat recovery pasien," tutur Edward Basilianus dalam keteranganya, Rabu (22/4/2020).
Pembentukan albumin dalam tubuh penting sekali bagi pasien Covid-19, karena berdasarkan artikel yang dipublikasikan oleh Thelancet.com dari Inggris, infeksi Virus Corona dapat menyebabkan penyakit pernapasan yang parah seperti pneumonia dan bahkan fatal seperti sindrom gangguan pernapasan akut.
Kondisi tersebut terutama terjadi pada pasien berusia lanjut maupun pasien yang memiliki penyakit penyerta seperti hipertensi, infeksi bakteri maupun perokok.
Pasien yang mengalami pneumonia, mengalami penurunan albumin sebesar 90 persen dari nilai normalnya, hal ini mengakibatkan tubuh mengalami kondisi malnutrisi dikarenakan jumlah albumin sebagai transporter berbagai senyawa seperti vitamin, mineral, bilirubin serta obat-obatan tidak cukup.
Sementara Rafa Khomsah mengandung lima senyawa aktif atau dikenal dengan Super Potent Antioxydant. Rafa Khomsah diambil dari bahasa Arab yang berarti kesembuhan dari lima senyawa.
Baca Juga: Uji Coba Obat Corona, India Lakukan pada Warga Pemukiman Kumuh di Mumbai
Kelima senyawa aktif tersebut yakni Jintan Hitam/Habbatussauda (Nigella sativa), daun Jambu Biji (Psidium guajava), Pegagan (Centella asiatica), Temulawak (Curcuma xanthorriza), dan Bekatul Beras Merah (Oryza sativa).
Kelima senyawa aktif tersebut sesuai dengan yang direkomendasikan oleh Guru Besar Biologi Molekuler Universitas Airlangga, Profesor Chaerul Anwar Nidom, karena terbukti mampu meningkatkan sistem imunitas tubuh.
Rafa Khomsah sangat cocok diberikan kepada pasien Covid-19, karena dapat meningkatkan dan mengembalikan sistem imunodulator tubuh pasien. Baik Onoiwa maupun Rafa Khomsah keduanya aman dan halal dikonsumsi.
"Keduanya juga sudah terdaftar di BPOM dan FDA (Food and Drug Administration) serta mendapatkan sertifikat Halal MUI, demikian juga mendapatkan piagam penghargaan inovasi Indonesia dan dunia," jelas Edward.
Edward menambahkan, selain dapat membantu proses penyembuhan pasien Covid-19, Onoiwa dan Rafa Khomsah juga bagus dikonsumsi oleh para tenaga medis sebagai garda terdepan penanganan pandemi Covid-19.
"Para tenaga medis bisa mengkonsumsi keduanya untuk meningkatkan ketahanan tubuh dalam menghadapi Covid-19," pungkas Edward.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Daftar 70 Saham Force Delisting Awal 2026, Ada Emiten Sejuta Umat dan BUMN
-
Tarif Listrik Tidak Naik Hingga Maret 2026
-
8,23 Juta Penumpang Pesawat Wara-wiri di Bandara Selama Awal Nataru
-
Perhatian! Tarif Listrik Januari-Maret 2026 Tak Naik
-
Bea Keluar Batu Bara Belum Berlaku 1 Januari 2026, Ini Bocoran Purbaya
-
Tak Hanya Huntara, Bos Danantara Jamin Bakal Bangun Hunian Permanen Buat Korban Banjir
-
Purbaya Kesal UU Cipta Kerja Untungkan Pengusaha Batu Bara Tapi Rugikan Negara
-
Pembangunan 600 Huntara di Aceh Tamiah Rampung, Bisa Dihuni Korban Banjir
-
Diizinkan DPR, Purbaya Bakal Cawe-cawe Pantau Anggaran Kementerian-Lembaga 2026
-
Prediksi Harga Bitcoin dan Ethereum Tahun 2026 Menurut AI