- Wapres Gibran instruksikan Tol Semarang–Demak Seksi I beroperasi pertengahan 2027.
- Proyek berfungsi ganda sebagai Tol dan Giant Sea Wall untuk kendalikan rob Pantura.
- Kolam retensi didorong menjadi sumber air baku bagi kebutuhan masyarakat sekitar.
Suara.com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menginstruksikan percepatan pembangunan Jalan Tol Semarang–Demak Seksi I agar rampung tepat waktu. Gibran menargetkan proyek strategis ini sudah tersambung sepenuhnya dan mulai beroperasi pada pertengahan 2027 mendatang.
Hal tersebut ditegaskan Wapres saat meninjau langsung progres konstruksi di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (15/2/2026). Dalam kunjungannya, Gibran mewanti-wanti agar ritme pekerjaan tetap terjaga guna memastikan Proyek Strategis Nasional (PSN) ini tidak meleset dari jadwal yang telah ditetapkan.
"Beliau berharap bahwa kecepatan pelaksanaan pekerjaan itu bisa dilaksanakan agar jalan tol yang kita rencanakan pertengahan 2027 bisa berhubung," ujar Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah di Yogyakarta, M. Iqbal Tamher, Senin (16/2/2026).
Tol Semarang–Demak Seksi I yang menghubungkan Kaligawe (Semarang) hingga Sayung (Demak) bukan sekadar jalur bebas hambatan biasa. Proyek ini dirancang dengan konsep multifungsi, yakni sebagai infrastruktur konektivitas sekaligus tanggul laut raksasa (Giant Sea Wall).
Integrasi dengan Kolam Retensi Terboyo menjadikan proyek ini garda terdepan dalam mengendalikan banjir rob yang selama ini menghantui pesisir Pantai Utara (Pantura) Jawa. Pemerintah menilai pendekatan terpadu ini adalah solusi konkret untuk menekan dampak degradasi lingkungan di wilayah tersebut.
Gibran menegaskan bahwa percepatan ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Sebagai bagian dari PSN, proyek ini diharapkan segera memberikan manfaat nyata bagi mobilitas logistik dan proteksi warga.
Selain urusan jalan, Wapres juga menyoroti optimalisasi Kolam Retensi Terboyo dan Sriwulan. Gibran meminta pemerintah daerah memastikan kolam tersebut tidak hanya menjadi pengendali banjir, tetapi juga diolah menjadi sumber air baku bagi masyarakat sekitar.
"Catatan beliau seperti di Pekalongan, Demak, dan tadi masukan dari Pak Gubernur untuk wilayah Pati. Konteks beliau kemari memang melihat kondisi Pantura ini harus segera ditahan (robnya)," pungkas Iqbal.
Baca Juga: Jelang Imlek, Gibran Sambangi Klenteng Sam Poo Kong: Dorong Pariwisata Budaya di Semarang
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih
-
IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global
-
Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini
-
Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?
-
RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital
-
Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri
-
Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga
-
Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?
-
Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Petani Tebu Blora, Siap Fasilitasi Penyaluran ke PG di Jawa Tengah