Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memberikan pendampingan dan pelatihan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di tengah pandemi Virus Corona (Covid-19). Kini pelaku UMKM bisa memanfaatkan platform digital “Wirausaha BRILIAN", yang menyediakan berbagai informasi terpadu untuk meningkatkan kapasitas maupun pengembangan usaha.
Corporate Secretary Bank BRI, Amam Sukriyanto mengungkapkan, saat ini tercatat sudah ada 38.800 peserta UMKM yang memanfaatkan platform digital tersebut.
“Pelaku UMKM bisa mendapatkan konsultasi, pendampingan, pelatihan, sharing/update informasi serta promosi dalam rangka mengembangkan usaha mereka," tambah Amam.
Aplikasi Wirausaha BRILIAN dilengkapi beberapa fitur, seperti Fitur Konsultasi, Pelatihan, Layanan Perbankan, Simulasi Kredit, Komunitas, Berita, Informasi Valas, Belanja, Mantriku (Manajer Keuangan dan Akuntansi Pribadiku), dan Informasi Harga Komoditas. Dalam fitur konsultasi, pengguna aplikasi ini bisa melakukan sharing atau konsultasi dengan layanan yang dibuka 24 jam sehari.
Pada fitur pelatihan terdapat pelatihan kewirausahaan, profil bisnis dalam bentuk teks bacaan. Fitur komunitas berisi kumpulan para pelaku UMKM berdasarkan kesamaan usaha, hobi dan kebutuhan lainnya.
Di fitur ini pula, para pelaku usaha disediakan forum untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, pengetahuan diantara sesama anggota. Aplikasi ini didukung fitur e-Pasar, yang berguna sebagai media promosi dan pemasaran secara online.
Selain itu, terdapat layanan K-Sir Brilian yang membantu pelaku UMKM mempercepat transaksi jual beli serta monitoring ketersediaan barang dagangan dan aliran uang atau arus kas.
“Kami terus berinovasi dan berkomitmen untuk memberikan pendampingan usaha, agar pelaku usaha mendapatkan kemudahan akses informasi. Di tengah kondisi pandemi seperti ini, BRI berharap pelaku UMKM dapat tetap produktif,” ungkap Amam.
Pelaku usaha dapat mengakses aplikasi Wirausaha BRILIAN appstore, playstore maupun website di https://wirausahabrilian.bri.co.id/.
Baca Juga: Sebanyak 125 Ribu Debitur KUR Mendapat Restrukturisasi dari BRI
Berita Terkait
-
Tanda Pengenal 'Kebal Covid-19' untuk Pasien Sembuh Corona, Apa Fungsinya?
-
Update Corona Covid-19 Global 29 April WHO, Pandemi Masih Jauh dari Selesai
-
80 Kampung Pantib Diminta Ikut Sosialisasikan Protokol Pencegahan Covid-19
-
Narapidana Ngamuk Soal Virus Corona, Penjara di Peru Rusuh
-
Minta Diawasi, Kades di Sukabumi Siap Salurkan BLT dari Dana Desa ke Warga
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!