Suara.com - Perjalanan kereta luar biasa pada operasional hari pertama dari Stasiun Yogyakarta dengan tujuan Bandung dan Surabaya, didominasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI dan polri yang berdinas.
“Operasional kereta luar biasa (KLB) ini memang bukan untuk mudik, tetapi perjalanan dengan tujuan tertentu sesuai aturan dari Gugus Tugas COVID-19,” kata Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta Eko Budiyanto ditulis Rabu (13/5/2020).
Menurut Eko, terdapat 25 warga yang hendak membeli tiket dan melakukan perjalanan menggunakan kereta. Tetapi, hanya ada 12 pendaftar yang menenuhi syarat untuk membeli tiket dan melakukan perjalanan. Sembilan di antaranya berangkat pada Selasa (12/5).
“Kami memberlakukan peraturan secara ketat bagi calon penumpang. Jika tidak memenuhi syarat, maka tidak boleh membeli tiket. Rata-rata, mereka terbentur pada syarat surat sehat yang menyatakan bahwa mereka negatif COVID-19,” kata Eko.
Pembelian tiket bisa dilakukan tujuh hari sebelum keberangkatan. Namun, berbeda dengan pembelian tiket kereta reguler yang bisa dilayani secara online, maka pembelian tiket KLB hanya bisa dilayani di stasiun karena akan dilakukan pemeriksaan kelengkapan syarat perjalanan.
Selain surat negatif COVID-19, kelengkapan perjalanan yang harus dipenuhi diantaranya adalah surat tugas dari atasan jika penumpang berstatus sebagai ASN, TNI atau polri, dan bagi masyarakat umum membawa surat keterangan dari lurah.
Mulai Selasa (12/5) hingga 31 Mei, PT KAI mengoperasikan enam perjalanan kereta luar biasa dengan tiga rute utama yang dilayani pulang pergi, yaitu Gambir-Surabaya Pasar Turi melalui lintas utara, Gambir-Surabaya Pasar Turi melalui lintas selatan, serta Bandung-Surabaya Pasar Turi.
Tiket yang dijual cukup mahal yaitu Rp 750.000 untuk eksekutif rute Gambir-Surabaya Pasar Turi, dan Rp 400.000 hingga Rp 450.000 untuk kelas ekonomi. Sedangkan untuk rute Bandung-Surabaya Pasar Turi tiket eksekutif dijual Rp 630.000 dan ekonomi Rp 440.000.
“Operasional kereta juga memenuhi ketentuan protokol pencegahan COVID-19, yaitu terisi maksimal 50 persen dari kapasitas supaya bisa menerapkan aturan jaga jarak, dan penumpang wajib mengenakan masker,” katanya.
Baca Juga: PT KAI Mulai Beroperasi, Syarat Ini Harus Dimiliki Calon Penumpang
Eko menambahkan di tiap stasiun pemberhentian juga disiapkan pos kesehatan sebagai upaya penanganan awal apabila terjadi permasalahan kesehatan terhadap penumpang.
KLB dari Yogyakarta tujuan Surabaya Pasar Turi diberangkatkan pukul 13.24 WIB dan pukul 15.10 WIB, sedangkan dari Yogyakarta tujuan Bandung diberangkatkan pukul 10.40 WIB dan untuk tujuan Gambir dari Yogyakarta diberangkatkan pukul 09.55 WIB. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
Lolos dari Tekanan Global, IHSG Melenggang ke Zona Hijau di Sesi I
-
Ramadan-Lebaran 2026 Jadi 'Booster' Konsumsi, Program Belanja Tembus Rp184,02 Triliun
-
Pertegas Stabilitas Kawasan, AFMGM Ke-13 Sepakati Langkah Strategis Ekonomi ASEAN
-
Negosiasi Buntu, Selat Hormuz Lumpuh Total! Pasar Minyak Dunia Akut
-
Harga Minyak Goreng Makin Mahal, Telur dan Cabai Rawit Bagaimana?
-
OKX Ventures dan HashKey Capital Resmi Suntik CAEX Vietnam, Siapkan Modal Rp6 Triliun
-
Ekspansi Agresif, Laba PT Multi Hanna Kreasindo (MHKI) Tumbuh Solid 24 Persen di 2025
-
Dolar AS Ngamuk Setelah Negosiasi Gagal, Rupiah Jadi Korban Melemah
-
Harga Emas Pegadaian Senin 13 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bertahan Stabil
-
Emas Antam Lagi Diobral, Harganya Rp 2.818.000 Juta/Gram