Suara.com - Guna membantu keberlangsungan hidup pekerja sektor informal dan para pelaku UMKM selama masa pandemi Covid-19, Bank BRI bersama Gojek dan Grab menjalin kerja sama dengan meluncurkan fasilitas pinjaman bagi mitra Gojek (GoRide, GoCar dan merchant GoFood) serta mitra Grab (pengemudi, merchant GrabFood dan mitra GrabKios).
Mitra yang mendaftar dan memenuhi persyaratan dari BRI, berpotensi mendapatkan fasilitas pinjaman bunga ringan Rp 5 juta - Rp 20 juta.
“Kami memahami, pekerja harian dan pelaku UMKM seperti mitra Gojek dan Grab, adalah salah satu pihak yang terkena imbas dalam kondisi penyebaran wabah seperti sekarang ini. Mayoritas masyarakat harus work from home dan menerapkan physical distancing, sehingga berdampak pada penghasilan mereka. Fasilitas pinjaman bunga ringan ini merupakan upaya BRI untuk terus mendorong keberlangsungan hidup para driver dan pelaku UMKM yang merupakan mitra gojek," ujar Direktur Konsumer BRI, Handayani.
Handayani juga menambahkan, bahwa penyaluran pinjaman ini dilakukan dengan tetap memegang prinsip kehati-hatian dengan melakukan assessment terkait besaran kebutuhan sesungguhnya mitra gojek.
"Kami juga bekerja sama dengan Gojek dan Grab, agar seluruh mitra yang mengambil fasilitas ini telah memenuhi seluruh persyaratan minimum seperti pendapatan rata-rata bulanan dan lama bermitra dengan Gojek atau Grab,” jelasnya.
Co-CEO Gojek, Andre Soelistyo mengatakan, membantu mitra melewati masa sulit adalah prioritas utama Gojek saat ini.
"Dalam masa pandemi Covid-19 ini, mitra driver Gojek dan pengusaha UMKM kuliner yang tergabung sebagai merchant GoFood merupakan bagian dari populasi pekerja informal menjadi pertahanan untuk menjaga pertumbuhan roda ekonomi lokal,” ujarnya.
“Situasi pandemi sangat mempengaruhi pendapatan mitra GoRide dan GoCar, sehingga fasilitas pinjaman bunga ringan ini akan membantu meringankan beban keuangan mereka di masa sulit ini. Untuk merchant GoFood, fasilitas yang diberikan diharapkan mampu untuk menjaga perputaran usaha mereka. Maka dari itu, kami sangat berterima kasih kepada Bank BRI yang telah mendukung dengan memberikan fasilitas pinjaman yang khusus dirancang bagi mitra kami, hal ini akan sangat membantu mitra kami, khususnya agar arus kas mereka pada masa sulit ini bisa kembali membaik,” tambahnya.
Baca Juga: Di Tengah Pandemi Covid-19, Bank BRI Mampu Berkinerja Stabil
Berita Terkait
-
Di Tengah Pandemi Covid-19, Bank BRI Mampu Berkinerja Stabil
-
Ekonomi Dunia Tak Stabil, BRI Dapat Pinjaman Luar Negeri 1 Miliar Dolar AS
-
Pinjaman Digital BRI Tumbuh Signifikan di Tengah Pandemi Covid-19
-
BRI Punya Banyak Program, agar Nasabah Makin Betah Transaksi Digital
-
Bank BRI Beri Bantuan Sembako ke 250 Panti Asuhan di Seluruh Indonesia
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai